UNTUK INDONESIA
Susi Pudjiastuti Sentil Anji Soal Konten YouTube
Susi Pudjiastuti rupanya ikut geram atas perilaku musisi Anji dan narasumbernya Hadi Pranoto.
Mantan Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti, membacakan puisi karya Chairil Anwar dalam acara #17anTempo yang bertema Merayakan Chairil Anwar, di gedung Tempo, Jakarta, 15 Agustus 2016. (Foto: KKPnews)

Jakarta - Susi Pudjiastuti rupanya ikut geram atas perilaku musisi Anji dan narasumbernya Hadi Pranoto yang membuat kehebohan soal Covid-19 lewat konten YouTube. Menurut pemilik maskapai Susi Air tersebut, Anji tipikal orang tak bertanggung jawab terhadap apa yang telah dilakukan.

Anda [Anji] sangat tidak bertanggung jawab.

Penilaian mantan menteri kelautan dan perikanan itu lantaran Anji menolak meminta maaf kepada masyarakat setelah memicu kegaduhan. Karena menurut musisi berkepala plontos itu, yang harusnya meminta maaf adalah Hadi Pranoto.

"Anda [Anji] sangat tidak bertanggung jawab," tulis Susi lewat akun Twitternya, dikutip Tagar pada Selasa 4 Agustus 2020.

Anji diketahui melakukan wawancara dengan Hadi Pranoto di Lampung. Pembahasan keduanya terkait Covid-19 dan diunggah dalam kanal YouTube milik Anji bernama dunia Manji pada Jumat 31 Juli 2020.

Konten berjudul Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan itu berisi pengakuan Hadi Pranoto telah menemukan obat herbal untuk Covid-19. Ia mengatakan obat itu bisa menyembuhkan ribuan pasien virus corona hanya dalam hitungan 2-3 hari.

Hadi Pranoto juga mengatakan swab test untuk deteksi Covid-19 bisa seharga Rp 10-20 ribu. Dalam video wawancara itu, Hadi memperkenalkan diri sebagai profesor bidang mikrobiologi sekaligus Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19.

Baca juga:

Namun, isi dari konten YouTube Anji itu menyulut sejumlah dokter Indonesia untuk berkomentar. Banyak dari mereka tak setuju dengan apa yang dibahas dalam perbincangan Anji dan Hadi Pranoto.

Pihak YouTube kemudian menghapus video wawancara Anji dengan Hadi Pranoto. Tim Tagar tidak dapat menemukan video itu dalam kanal YouTube milik Anji pada Senin dini hari, 3 Agustus 2020.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam siaran persnya pada Senin 3 Agustus 2020 juga menyebutkan apa yang dikatakan Hadi Pranoto tidak sesuai dengan kenyataan. Kemenkes menegaskan hingga saat ini belum ada satu negara atau lembaga manapun di dunia yang sudah menemukan obat atau vaksin untuk menanggulangi Covid-19.

Pada Senin sore, 3 Agustus 2020, Cyber Indonesia resmi melaporkan Anji dan Hadi Pranoto ke Polda Metro Jaya terkait konten wawancaranya. Keduanya dituding menyebarkan berita bohong alias hoaks.

Menurut Cyber Indonesia, isi video wawancara Anji dan Hadi Pranoto telah membuat polemik di masyarakat sehingga harus dibuktikan kebenarannya atau jeratan Undang-Undang ITE siap mengancam.

Berita terkait
Polisi Akan Panggil Anji dan Hadi Pranoto
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menyampaikan pihaknya akan memanggil Anji dan Hadi Pranoto soal obat corona
Selamat Putri Jokowi Kahiyang Ayu Hamil Anak ke-2
Kahiyang Ayu diberkahi anak kedua. Perut putri Presiden Jokowi itu membesar mengandung adik Sedah Mirah Nasution.
Duh, Ario Bayu Tak Bisa Bawa Istri Bulenya ke Indonesia
Aktor Ario Bayu mengungkapkan tidak dapat memboyong istrinya bule Perancis bernama Valentine Payen ke Indonesia.
0
PLN Gandeng KPK Amankan Aset Negara di Bali
Berkat sinergi antara PT PLN (Persero), KPK, dan ATR/BPN disebutkan nilai aset tanah yang diselamatkan lebih dari Rp 1 Triliun.