UNTUK INDONESIA
SMI: Maluku Utara Ekspor Ikan setelah 17 Tahun Vakum
Pertama terjadi ekspor produk perikanan secara langsung ke negara ekspor, setelah 17 tahun vakum.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengunjungi pengusaha perikanan di Maluku Utara. (Foto: Facebook/SMI)

Jakarta, (Tagar 18/3/2018) - Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai menjalin sinergi dengan instansi terkait, untuk mendorong para pengusaha kecil dan menengah di Maluku Utara untuk melakukan ekspor secara mandiri.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) dalam akun Facebooknya.

Berikut pernyataan lengkap SMI.

"Indonesia adalah negara yang lautannya lebih luas dari daratan. Lautan di Indonesia juga membawa berkah bagi para nelayan dan pengusaha ikan laut. Untuk dapat menjual ikan dan hasil laut ke luar negeri, diperlukan efisiensi dalam hal transportasi menuju ke negara tujuan.

Sebagai contoh adalah Maluku Utara, sebuah provinsi kepulauan dengan 76,28 persen wilayahnya berupa lautan dan potensi perikanan tangkapnya mencapai 517.000 ton per tahun. Provinsi ini merupakan salah satu lumbung ikan nasional.

Dalam rangka memicu bangkitnya perekonomian Maluku Utara, Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai menjalin sinergi dengan instansi terkait, untuk mendorong para pengusaha kecil dan menengah di Maluku Utara untuk melakukan ekspor secara mandiri.

Oktober 2017, menjadi kali pertama terjadinya ekspor produk perikanan secara langsung ke negara ekspor, setelah 17 tahun vakum. Sebelumnya, ekspor harus melalui pelabuhan besar untuk pengurusan dokumen dan administrasinya, baru kemudian dikirim ke negara tujuan.

Dengan kemudahan ini, terdapat efisiensi biaya yang sangat besar dan bermanfaat bagi peningkatan penghasilan pengusaha kecil dan menengah di bidang perikanan.

Sebagai Menteri Keuangan saya memberikan apresiasi terhadap kinerja Bea Cukai yang telah menginisiasi dan memfasilitasi ekspor mandiri ini.

Bea Cukai Makin Baik, Ekonomi Indonesia Makin Maju." (sa)

Berita terkait
0
Penyebab Teror Ular Kobra dan 7 Langkah Antisipasi
Ular kobra sering muncul di permukiman. Warga resah atas teror ular berbisa ini. Pergantian musim diduga menjadi penyebab ular ini sering muncul.