Jakarta, (Tagar 4/8/2018) - Lisa Brennan Jobs putri Steve Jobs melalui buku karyanya berjudul Small Fry, mengungkapkan hubungannya yang rumit dengan sang ayah, juga tentang perasaannya terhadap sang ayah setelah bertahun-tahun tak diakui sebagai anak.

Meski Steve pada akhirnya mengakui Lisa sebagai putrinya, dilansir Antara hubungan mereka tetap dingin hingga enterpreneur teknologi itu mengembuskan napas terakhir.

Dalam secuplik buku yang dipublikasikan di Vanity Fair, Lisa mengenang komentar Steve yang sedang sekarat akibat kanker mengenai parfum wangi mawar yang ia pakai membuat Lisa seperti bau toilet.

Ucapan blak-blakan Steve adalah hal biasa ketika dia sedang berbincang dengan Lisa, yang dianggap putrinya berawal dari rasa malu atas kelahiran Lisa.

"Kau takkan mendapat apa-apa. Paham? Tidak ada. Kau tidak mendapat apa pun," Jobs pernah bilang begitu pada Lisa ketika dia bertanya apakah Steve akan memberikannya Porsche bila sang ayah sudah tidak memakainya.

Lisa Brennan-Jobs adalah anak Steve Jobs pendiri Apple, lahir pada 1987. 

Pasangan Brennan-Steve Jobs berkencan selama lima tahun, namun mereka sudah berpisah ketika Brennan mengandung Lisa.

Tes paternitas yang diperintahkan pengadilan berhasil memastikan bahwa Steve memang ayah kandung Lisa, tapi pria itu enggan mengakuinya.

Lisa - Steve JobsLisa Brennan ketika masih kecil, bersama ayahnya, Steve Jobs yang tampak masih muda. (Foto: The Times)

Steve yang meninggal pada 2011, sampai mengklaim dirinya steril dan infertil, sampai akhirnya berbaikan dengan putrinya ketika Lisa berusia sembilan tahun. 

Sementara Steve dikaruniai tiga orang anak dari istrinya, Laurene Powell.

Meski Steve meminta maaf atas ketidakhadirannya sebagai ayah, Lisa menulis hubungan mereka tak pernah dekat, dimana ayahnya hanya bertemu dengannya dalam kunjungan-kunjungan berdurasi singkat, seperti keduanya pernah bermain roller skate di antara pembicaraan yang sering diselingi keheningan canggung.

Lisa menulis, kehadirannya bagai noda dari profil Steve yang tanpa cacat. Sebaliknya, Lisa merasa semakin dekat dengan Steve. Rasa malunya berkurang, karena Steve adalah bagian dunia, dan sinarnya turut menerangi Lisa.

Steve juga berkali-kali membantah nama putrinya jadi inspirasi di balik nama The Lisa, salah satu komputer Apple pertama.

Lisa pernah menanyakan itu pada Steve ketika ia masih di bangku SMA, apakah komputer itu diberi nama sesuai namanya, yang dijawab, "Bukan. Maaf, Nak." 

Baru ketika ia berusia 27 tahun Steve akhirnya mengakui nama putrinya berperan dalam sejarah Apple, ketika Bono bertanya pada Steve ketika mereka di yacht apakah Lisa jadi alasan di balik nama itu.

"Iya," kata Steve pada penyanyi itu, kali pertama Lisa mendengar ayahnya mengiyakan pertanyaan tersebut. []