Singapura Akan Tutup Sekolah Hadapi Lonjakan Covid-19

Singapura telah memperingatkan bahwa varian baru virus corona, seperti yang pertama kali terdeteksi di India, pengaruhi anak-anak
Singapura akan menutup sekolah setidaknya sampai akhir semester mulai 28 Mei 2021 (Foto: abc.net.au/indonesian – Reuters/Caroline Chia)

Jakarta – Singapura telah memperingatkan bahwa varian baru virus corona, seperti yang pertama kali terdeteksi di India, mempengaruhi lebih banyak anak-anak daripada jenis sebelumnya, Oleh karena itu Singapura bersiap untuk menutup sebagian besar sekolah mulai pekan ini.

Semua sekolah dasar, menengah, dan menengah pertama akan beralih ke pembelajaran berbasis rumah penuh mulai Rabu, 19 Mei 2021, sampai akhir semester sekolah pada 28 Mei 2021.

"Beberapa dari mutasi (virus) ini jauh lebih ganas, dan tampaknya menyerang anak-anak yang lebih kecil," kata Menteri Pendidikan Singapura, Chan Chun Sing.

Menurut Chan, tak satu pun dari anak-anak yang tertular virus itu sakit parah dan beberapa memiliki gejala ringan.

warga pakai masker di changiWarga pakai masker di tengah kekhawatiran tentang penyebaran virus corona baru Covid-19, berjalan melewati pemeriksaan pemeriksaan suhu di Bandara Internasional Changi di Singapura, 27 Februari 2020 (Foto: AFP)

Pada hari Minggu, 16 Mei 2021 (waktu setempat), Singapura mengonfirmasi 38 kasus Covid-19 yang ditularkan secara lokal, jumlah harian tertinggi sejak pertengahan September, dengan 17 saat ini tidak ditautkan. Kasus-kasus tersebut termasuk empat anak yang terhubung ke sebuah klaster di pusat pendidikan.

Strain B1617 -kadang-kadang disebut varian mutan ganda India- tampaknya lebih memengaruhi anak-anak, kata Menteri Kesehatan Ong Ye Kung, mengutip direktur layanan medis kementerian, Kenneth Mak.

Tidak jelas berapa banyak anak yang tertular virus tersebut. Singapura telah melaporkan lebih dari 61.000 kasus virus corona, yang sebagian besarnya terkait dengan wabah tahun lalu di asrama pekerja asing, dan 31 kematian.

Kasus baru hari Minggu, 16 Mei 2021, adalah jumlah infeksi lokal tertinggi di luar asrama dalam setahun.

"Peningkatan tajam dalam jumlah kasus komunitas saat ini mengharuskan kami untuk mengurangi pergerakan dan interaksi secara signifikan dalam beberapa hari mendatang," tambah Chan.

Pusat perdagangan dan keuangan Asia yang berpenduduk 5,7 juta orang hingga baru-baru ini melaporkan hampir nol atau satu digit infeksi harian secara lokal selama berbulan-bulan.

Meskipun kasus harian Singapura tergolong rendah dibandingkan dengan jumlah yang dilaporkan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara, penularan telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Mulai hari Minggu, 16 Mei 2021, pemerintah menerapkan pembatasan ketat pada pertemuan dan kegiatan publik sejak 'lockdown' tahun lalu.

pm singapuraPM Singapura Lee Hsien Loong menerima suntikan vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Singapura, 8 Januari 2021 (Foto: voaindonesia.com/Reuters)

Tetapi, kecepatan program inokulasi Singapura terbentur ketersediaan pasokan vaksin. Para ahli telah mempelajari apakah akan memberikan satu dosis vaksin dan memperpanjang interval antara suntikan pertama dan kedua, kata Ong.

Lebih dari seperlima penduduk negara itu telah menyelesaikan menerima dua dosis vaksin dari Pfizer dan Moderna. Pihak berwenang akan mengundang orang di bawah usia 45 tahun untuk menerima suntikan mulai paruh kedua Mei 2021.

Chan mengatakan pemerintah juga sedang mengerjakan rencana untuk memvaksinasi anak-anak di bawah 16 tahun setelah persetujuan peraturan, yang sedang diupayakan oleh Pfizer (Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel ABC News)/abc.net.au/indonesian. []

Berita terkait
PM Singapura Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Virus Corona
PM Singapura, Lee Hsien Loong, orang pertama di Singapura yang menerima dosis pertama vaksin virus corona (Covid-19) Pfizer-BioNTech
Virus Corona Varian Baru Terdeteksi di Singapura
Pemerintah Singapura memberikan konfirmasi telah menemujkan kasus pertama varian baru virus corona seperti yang ditemukan di Inggris
Singapura dan Hong Kong Kembali Tunda Gelembung Perjalanan
Gelembung perjalanan antara Hong Kong dan Singapura yang dijadwalkan dibuka mulai 26 Mei 2021 ditunda untuk kedua kalinya
0
Blinken Desak Amerika Tengah Atasi Akar Masalah Imigran
Jelang lawatan Wapres Kamala Harris, Menlu Blinken mendesak Amerika Tengah untuk mengatasi akar masalah imigran