UNTUK INDONESIA
SIKM Ditiadakan, Naik Kereta Api ke DKI Lebih Mudah
VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (persero) Joni Martinus mengatakan masyarakat lebih mudah naik kereta api jarak jauh tanpa SIKM.
Pembayaran secara non tunai memudahkan masyarakat dalam segala transaksi termasuk dalam pembelian tiket kereta aplikasi melalui aplikasi KAI Access. (Foto: Instagram/@keretaapikita)

Jakarta - VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (persero) atau KAI Joni Martinus mengatakan kini masyarakat lebih mudah naik kereta api jarak jauh dengan relasi dari dan menuju DKI Jakarta. Hal tersebut karena syarat Surat Izin Keluar masuk (SIKM) DKI Jakarta sudah ditiadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak Selasa, 14 Juli 2020.

"Diharapkan dengan perubahan syarat tersebut, dapat meningkatkan minat masyarakat untuk naik kereta api dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Joni Martinus seperti dikutip Tagar dalam siaran pers KAI, Minggu, 19 Juli 2020.

Ia menjelaskan syarat SIKM digantikan dengan mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store. Dengan syarat yang dimulai Rabu, 15 Juli 2020, masyarakat diminta jujur mengenai kondisi kesehatannya.

Meski SIKM diganti, masyarakat yang ingin menggunakan KA jarak jauh pada masa adaptasi kebiasaan baru kata dia, masyarakt tetap diminta menunjukkan surat bebas Covid-19 melalui polymerase chain reaction test (PCR) atau rapid test yang masih berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan.

Masyarakat pun bisa menunjukan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR atau rapid test, serta menginstal dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi.

Secara umum, setiap pelanggan kereta api tetap diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

Menurutnya pelanggan KA jarak jauh juga diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Sementara, pelanggan usia di bawah tiga tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi. 

"Protokol tersebut harus dipatuhi mulai dari keberangkatan, selama di dalam perjalanan, dan sampai di stasiun tujuan. Tujuannya agar kereta api menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan,” tuturnya.

Berdasarkan data pihaknya, per tanggal 13 juli, rata-rata volume harian KA jarak jauh di Juli adalah sebanyak 6.494 pelanggan per hari, naik 192 persen dibanding rata-rata volume harian di Juni sebanyak 2.223 pelanggan per hari. Kenaikan tersebut ditunjang dengan bertambahnya perjalanan KA yang dioperasikan. 

“KAI akan terus menambah jumlah perjalanan kereta api secara berkala, sebagai komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api,” ucap Joni.

Jika akan melakukan keberangkatan, tiket kereta api dijual mulai tujuh hari sebelum keberangkatan (H-7) di aplikasi KAI Access, website KAI, dan mitra penjualan resmi KAI lainnya. Sedangkan untuk penjualan tiket di loket stasiun hanya dilayani tiga jam sebelum jadwal keberangkatan. 

Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kereta api di masa adaptasi kebiasaan baru, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021) 121, email [email protected], atau media sosial KAI121. []


Berita terkait
Menhub Budi Karya Puji Direksi Kereta Api, Kok Bisa?
Menhub Budi Karya Sumadi mengapresiasi kinerja jajaran Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menjalankan protokol kesehatan.
Naik Kereta Api Harus Punya Surat Bebas Covid-19
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan aturan wajib yang mesti dipatuhi masyarakat jika bepergian menggunakan Kereta API Jarak Jauh.
New Normal, Penumpang Bergairah Lagi Naik Kereta Api
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume penumpang Kereta Api Jarak Jauh dan lokal reguler mengalami peningkatan sejak fase new normal.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.