UNTUK INDONESIA
Siap-siap Mulai Senin Pendaftaran CPNS Dibuka
Mulai Senin, 11 November 2019, Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka secara resmi pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) secara online.
Warga mencoba menjawab soal saat mengikuti simulasi Computer Assisted Test (CAT) dalam sosialisasi seleksi CPNS 2019 pada hari bebas kendaraan, di Denpasar, Bali, Minggu, 3 November 2019. (Foto: Nyoman Hendra Wibowo/nym/ama)

Jakarta - Anda sedang menanti informasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Simak ini. Mulai Senin, 11 November 2019, Badan Kepegawaian Negara (BKN)  membuka secara resmi pendaftaran CPNS secara online. Persyaratan pertama, Anda harus membuka akun pada https://sscasn.bkn.go.id.

Setelah melakukan pendaftaran, Anda akan mendapatkan pasword. Langkah selanjutnya Anda mulai log in ke https://sscasn.bkn.go.id. Anda akan diminta untuk mengisi: a. Isi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepala keluarga pada Kartu Keluarga (KK);

1. Isi biodata dan kolom lainnya;

2 Unggah pasfoto dengan latar belaka

3. Cetak kartu informasi akun.

Untuk membuat akun dan pendaftaran, BKN menyarankan agar calon pelamar menggunakan personal komputer (PC) atau laptop. Pelamar tidak disarankan untuk menggunakan smartphone atau tablet. Sebaiknya Anda mengikuti saran BKN agar proses pendaftaran tidak menghadapi masalah.

Dalam keterangan tertulis BKN disebutkan, penerimaan CPNS tahun 2019 terbuka untuk jenjang pendidikan mulai dari DIII hingga S2. Sementara persyaratan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal ditetapkan sebagai berikut; untuk jenjang DIII persyaratan IPK-nya 2,75 dari skala 4, S-1/D-IV IPK-nya 3,00 dari skala 4, dan S2 dengan IPK 3,2 dari skala 4.

Persyaratan akademis lainnya, menguasai Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan hasil TOEFL/TOEFL Preparation/TOEFL Prediciton dalam 2 (dua) tahun terakhir dengan nilai minimal 450 (setara dengan Computer Based TOEFL minimal 133/Internet Based TOEFL minimal 45/TOEIC minimal 405/IELTS minimal 5,5); 16. Bagi pelamar pria dan wanita dilarang memiliki tato dan bagi pelamar pria dilarang memiliki tindik.

CPNS 2019Formasi CPNS 2019 untuk Kabupaten Jepara. (Foto: Ilustrasi CPNS)

Untuk persyaratan umumnya, berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis juga menjadi salah persyaratan dalam penerimaan CPNS.

BKN menyebutkan ada empat kriteria pelamar;

1. Cumlaude adalah pelamar lulusan terbaik (berpredikat cumlaude/dengan pujian) dengan IPK minimal 3,51 yang dibuktikan dengan keterangan lulus cumlaude/”dengan pujian” pada ijazah atau transkrip nilai.

2. Disabilitas adalah pelamar yang mengalami keterbatasan fisik, kelainan, kerusakan pada fungsi gerak yang diakibatkan oleh kecelakaan atau pembawaan sejak lahir (bukan disabilitas intelektual, mental, dan/atau sensorik) dengan ketentuan mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi. Contoh: amputasi, celebral palsy (kelainan kongenital pada gerakan, otot, atau postur) dan orang kecil.

3. Putra/Putri Papua dan Papua Barat adalah pelamar yang mempunyai garis keturunan orang tua (Bapak dan/atau Ibu) asli Papua/Papua Barat, dibuktikan dengan akte kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku.

4. Umum adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria pelamar pada angka 1, 2, dan 3.[]

Berita terkait
Cara Daftar CPNS 11 November 2019
Ribuan lowongan kerja di kementerian dan pemerintah daerah menanti Anda. Daftar 11 November 2019. Berikut tata cara ikut CPNS 2019.
5.203 Lowongan CPNS 2019 Dibuka Kejaksaan Agung
5.203 posisi CPNS dibuka di lingkungan Kejaksaan Agung untuk tahun 2019. Ribuan untuk lulusan SMA.
Tjahjo Kumolo Tegaskan Surat CPNS PANRB Hoaks
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo meminta publik mewaspadai surat palsu CPNS PANRB.
0
Sketsa Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras
Polda Metro Jaya telah menyebar sketsa wajah seorang pria yang diduga sebagai pelaku penyiraman cairan kimia terhadap dua pelajar SMPN 229 Jakarta.