UNTUK INDONESIA
Siap Siaga Ruang Isolasi RSSA Malang Tangani Corona
Direktur RSSA Malang Kohar Hari Santoso mengatakan sudah siaga satu virus corona sejak beberapa waktu yang lalu.
Ketua tim penanganan virus corona RSSA Malang dr Didi Candradikusuma (tengah) dan Direktur RSSA Malang Dr. dr. Kohar Hari Santoso (tiga dari kanan). (Foto: Tagar/Moh Badar Risqullah)

Malang - Mewabahnya virus corona, beberapa Rumah Sakit (RS) di Jawa Timur sudah disiapsiagakan. Dari total enam RS di Malang, RS Syaiful Anwar (RSSA) Malang menjadi rujukan utama yang dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk penangan Covid-19.

Antisipasi kesiapsigaan ini sendiri digaungkan setelah virus berawal dari Wuhan, China itu sudah menyebar ke Indonesia. Tepatnya, setelah dua orang asal Kota Depok, Jawa Barat yang terdeteksi positif virus tersebut.

SOP (Standar operasional prosedur) untuk menangani pasien terpapar virus corona sudah disusun oleh tim kami (RSSA Malang).

Direktur RSSA Malang Kohar Hari Santoso mengatakan sudah siaga satu sejak beberapa waktu yang lalu. Yang mana, pihaknya sudah menyiapkan ruangan khusus isolasi yang sebelumnya pernah digunakan untuk menangani pasien suspek flu burung atau virus H5N1.

"SOP (Standar operasional prosedur) untuk menangani pasien terpapar virus corona sudah disusun oleh tim kami (RSSA Malang). Mereka terdiri dari beberapa dokter spesialis sekitar 40 tenaga medis," ujarnya saat jumpa pers di RSSA Malang, Rabu, 4 Maret 2020.

Beberapa dokter tersebut diantaranya seperti spesialis paru, radiologi, anestesi, mikrobiologi, ahli gizi, penyakit dalam hingga spesialis anak jika mereka ada unsur dari anak-anak.

Dijelaskan Kohar, ruangan isolasi tersebut memiliki lima ruang yang terpisah dengan ruangan pasien lain. Tidak hanya itu, dia mengatakan pihaknya juga sudah menyiapkan ruangan alternatif lain yang bisa digunakan jika sewaktu-waktu tidak mencukupi.

"Pada prinsipnya, di ruangan itu nantinya ada perlakuan khusus kepada mereka (pasien suspect virus corona). Seperti restricted area, pengaturan tekanan suhu yang tentu sudah sesuai dengan SOP penanganannya," terangnya.

Untuk proses isolasinya, Kohar melanjutkan tergantung kondisi pasien. Artinya, proses isolasi akan dilakukan hingga pasien suspek virus corona itu sudah benar-benar dinyatakan sembuh total.

"Kalau untuk kesembuhan pasien kan tergantung. Bagaimana kondisinya mereka. Tapi, biasanya rata-rata mereka (diisolasi) kurang lebih satu minggu," tuturnya.

Seperti diketahui, selain RSSA Malang yang menjadi rujukan utama RS untuk menangani pasien suspect virus corona di Malang. Beberapa RS lainnya juga menjadi rujukan awal.

Beberapa diantara seperti RS Tk II Dr. Soepaoen, RS Umum Lavalette Malang, RSUD Kanjuruhan Kepanjen, RS Umum Wafa Husada dan RS Umum Panti Waluya Sawahan Malang.

Sementara itu, adanya informasi yang kembali menyebar dan viral di media sosial bahwa RSSA Malang sedang menangani pasien suspek virus corona. Kohar sekali lagi membantahnya dan informasi tersebut bisa dikatakan tidak pasti.

Diketahui, informasi berupa gambar screenshot percakapan tersebut awalnya menyebar dari beberapa WhatsApp Grup sejak Selasa 3 Maret 2020.

Dalam gambar tersebut tertulis, Gawe dulur" info malam ini. Waspada yo rek aku diinfo tekan adekku di panti nirmala pasien di malang dr RS Persada Hospital positif corona Rujukan ke RS Syaiful Anwar.

Kalau kemana" pakai masker dulur kabeh. Sudah masuk di Malang. Adekku tas tlp ini dia dines malam. Kemudian dibalas oleh penerima informasi itu, Astagfirullah. Makasih mas infone.

"Hingga saat ini, belum ada dan tidak ada laporan pasien yang positif virus corona di sini (RSSA Malang)," tegasnya.

Sebelumnya, informasi adanya pasien suspect virus corona di Malang sempat viral di media sosial (medsos) pada 29 Januari 2020 lalu. Namun, hal itu dibantah RSSA Malang dan diketahui pasien tersebut hanya mengalami penyakit pernafasan biasa yaitu ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). []

Berita terkait
Waswas Corona, Mendagri: Tidak Perlu Timbun Masker
Mendagri meminta kepada seluruh kepala daerah untuk tidak membuat komentar yang bisa memicu kegaduhan di masyarakat akibat virus corona.
Stok Terbatas, Harga Masker di Malang Melambung
Akibat isu virus corona, harga masker di Kota Malang bisa tembus Rp 250 ribu lebih satu pak-nya. Selain itu Hand Sanitizer juga habis.
Ruang Isolasi RSU Soetomo Bisa 10 Pasien Corona
RSU Dr Soetomo menjadi rumah sakit rujukan utama di Jawa Timur, khususnya Surabaya karena sudah memiliki ruang isolasi untuk mengani virus.
0
Bubarkan Salat Berjemaah di Parepare Berujung Polisi
Seorang camat di Kota Parepare Sulsel dilaporkan ke polisi karena berusaha membubarkan jemaah yang hendak salat Jumat berjemaah.