UNTUK INDONESIA
Sesumbar Donald Trump Justru Dia Terpapar Virus Corona
Presiden Donald Trump sesumbar bahwa virus corona tidak punya kesempatan menginfeksi rakyat Amerika, tapi dia sendiri akhirnya terpapar
Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania Trump saat kembali ke Gedung Putih, 11 September 2020 (Foto: voaindonesia.com/AFP)

Pandemi virus corona baru (Coronavirus Disease 2019/Covid-19) terus bergejolak di hampir semua negara di dunia. Dari laporan harian situ independen, worldometer, bisa dilihat laporan harian kasus baru virus corona. Di awal pandemi banyak kalangan, termasuk kepala negara, yang anggap enteng seperti yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dengan mengatakan virus (virus corona) tidak punya kesempatan menginfeksi rakyatnya. Tapi, belakangan Presiden Trump dan istrinya dilaporkan terpapar virus corona, 2 Oktober 2020.

Sesumbar Presiden Trump itu dia sampaikan tanggal 11 Maret 2020. Seperti dilaporkan oleh nytimes.com, 22 Maret 2020, Presiden Trump mengatakan: “Virus tidak akan memiliki kesempatan untuk menyerang kita (maksudnya rakyat AS-red.).”

Padahal, pada tanggal 11 Maret 2020 kasus virus corona di AS dilaporkan 1.301 dengan 38 kematian (worldometer). Selain itu laporan juga menyebutkan bahwa sebelum pemerintahan Trump menghentikan penerbangan diperkirakan setiap bulan 900 warga Wuhan, China, tempat pertama kasus virus corona ditemukan, terbang ke New York. Dari kota ini warga Wuhan menyebar ke kota-kota lain di AS. Banyak dari warga Wuhan itu tertular virus corona tanpa gejala.

Hal yang tidak masuk akal pun terjadi ketika Presiden Trump diumumkan positif tertular virus corona dan sekarang dirawat di RS Militer “Walter Reed”. Itu artinya tidak hanya rakyatnya, tapi dia sendiri pun terpapar virus corona.

Ulah Presiden Trump itu mendorong banyak warga AS yang tidak percaya pada virus corona dan menyebut berita tentang virus itu sebagai kebohongan besar. Ketika Presiden Trump dirawat di rumah sakit jumlah kasus virus corona di Neger Paman Sam itu dilaporkan 7.549.323 dengan 213.524 kematian. AS ada di puncak pandemi dunia.

ilus sesumbar trump2Para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang perintah tinggal di rumah yang diberlakukan karena pandemi C-19, di Huntington Beach, California, 17 April 2020 (Foto: voanews.com/AFP)

Selain Presiden Trump ada juga Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang juga sesumbar bahwa infeksi virus corona tidak lebih buruk dari virus flu. Presiden Jair pun terpapar virus corona. Jumlah kasus di Negeri Samba itu terakhir dilaporkan sebanyak 4.882.231 dengan 145.431 kematian. Jumlah kasus ini menempatkan Brasil di peringkat ke-3 dunia.

Begitu juga dengan Presiden Rusia, Vladimir Putih, yang juga sesumbar negaranya bisa menghadang penyebaran virus corona. Tapi, fakta menunjukkan jumlah kasus di Neger Beruang Merah itu mencapai 1.194.643 dengan 21.077 kematian. Rusia ada di peringkat ke-4 dunia.

Di awal pandemi banyak kalangan yang memperikirakan China dan Korea Selatan akan jadi ‘neraka’ pandemi, tapi fakta berbicara lain karena episentrum pertama justru ‘terbang’ ke Italia yang disusul Spanyol dan Rusia.

Selanjutnya episentrum ‘menyeberang’ ke Benua Amerika dengan episentrum di Amerika Serikat dan Brasil. Di Asia episentrum terjadi di India, sedangkan di Afrika episentrum terjadi di Afrika Selatan.

Laporan terakhir menunjukkan kasus di China 85.434 yang menempatkan Negeri Tirai Bambu itu di peringkata ke-44 dunia. Sedangkan Korea Selatan ada di peringkat ke-79 dunia dengan jumlah kasus 24.027 (Bahan-bahan dari: worldometer dan sumber-sumber lain). []

Berita terkait
Trump Bersama Istrinya Positif Corona dan Jalani Karantina
Donald Trump dan Melania Trump, menjalani karantina di Gedung Putih usai dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.
5 Kalimat Kontroversial Donald Trump tentang Virus Corona
Presiden AS Donald Trump dikonfirmasi positif Covid-19. Padahal, Trump pernah mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang virus corona.
Donald Trump dan Melania Positif Terinfeksi Virus Corona
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump dinyatakan positif terinfeksi virus corona, hal itu diumumkan di Twitter.
0
AC Milan Sudah Ingin Perpanjang Kontrak Ibrahimovic
AC Milan segera memperbarui kontrak striker Zlatan Ibrahimovic. Performa gemilang yang ditunjukkan membuat Ibrahimovic diperpanjang kontraknya.