UNTUK INDONESIA
Sempat Vakum, Pelabuhan Tanjung Api-api di Palembang Resmi Beroperasi
Sempat mangkrak bertahun-tahun akhirnya diresmikan Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru.
Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) akhirnya resmi beroperasi Rabu (13/3). Pelabuhan TAA terletak di Kabupaten Banyuasin, 80 Km dari Kota Palembang, Sumatera Selatan. (Foto: Tagar/Yuyun Yunani)

Banyuasin, (Tagar 13/2/2019) - Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) akhirnya resmi beroperasi Rabu (13/3). Pelabuhan dengan luas lahan 80.5 hektare itu diresmikan Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru.

Pelabuhan Tanjung Api-api diketahui terletak di Kabupaten Banyuasin, 80 km dari Kota Palembang, Sulsel. Dibangun pertama kali pada 2004 lalu berlanjut sampai memutuskan vakum tahun 2007. 

Namun, di pertengahan 2015 proyek itu dibangun kembali dengan sumber pendanaan APBN senilai RP 175,1 miliar dan APBD Rp 69,8 miliar.

Kepala Otoritas Syahbandara Pelabuhan (KSOP) TAA Mugen S Martoto menjelaskan  proses pembangunan Pelabuhan TAA memakan waktu yang panjang.

"Pelabuhan ini ada di atas lahan 80,5 hektar dan merupakan milik Pemda. Fasilitas yag terbangun di dermaga sebesar 50 x 20 meter," jelasnya.

Pelabuhan ini bersifat pengumpul, kata Mugen S, diperuntukkan untk kapal 1.000 DWT dengan draft terendah 3.5 meter. Pelabuhan ini menurutnya sudah diuji coba mulai 5 Desember 2018 sampai 28 Februari 2019.

"Selama uji coba sudah 10 unit kapal yang dilayani terdiri dari kapal yang memuat bahan bakar. Setelah uji coba dan dapat izin dengan persyaratan yang diperlukan akhirnya ini dioperasionalkan di bawah kantor KSOP Klas 2 Palembang," katanya.

Menurut Mugen S, pelabuhan ini telah rutin melayani kapal-kapal per hari sebelum diresmikan. Pakar Transportasi Sumsel Erika Buchari mengatakan, Pemda fokus pada pengoperasian TAA dan infrastrukturnya.

"Ini lah saatnya pemprov berkonsterasi untuk pengembangan TAA menjadi pelabuhan barang. Dimulai dengan membangun jenis-jenis  terminal fasilitas. Kalau dia jenis BBM maka dimana tempat untuk memuat dari dan kekapal. Apakah itu BBM, CPO dan lainya jadi satu komuditas satu terminal," ungkap Erika.

Peresmian ini juga dihadiri Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) R Agus H Purnomo, Ketua DPRD Sumsel Aliandra Gantada, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Bupati Banyuasin Askolani, Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru dan Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya.

Baca juga: Sukses di Asian Games, Jokowi Bidik MotoGP

Berita terkait
0
Bahaya Konsumsi Ciu untuk Kesehatan Tubuh
Ciu sudah dikenal di kalangan masyarakat luas, yang dampaknya sangat berbahaya jika sudah mengonsumsinya.