UNTUK INDONESIA
Selama Idul Adha, Bandara SIM Aceh Besar Tutup Sementara
Selama Idul Adha, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengeluarkan surat himbauan, agar SIM Aceh Besar Tutup Sementara.
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali (Foto: Tagar/Fahzian Aldevan)

Aceh Besar - Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengeluarkan surat himbauan bagi Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar untuk tidak beroperasi saat Hari Raya Idul Adha.

Imbauan tersebut ditujukan dengan surat resmi dengan nomor 451/3442/2019 tanggal 24 Juli 2019 kepada General Manager PT. Angkasa Pura II yang mengharuskan kepada seluruh maskapai yang melakukan lepas landas (take off) dan mendarat (landing) di Bandara Sultan Iskandar Muda, untuk menghentikan seluruh aktivitas pada saat hari pertama Idul Adha, mulai pukul 00.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Menanggapi surat himbauan tersebut, Manajemen Angkasa Pura II Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, setelah dilakukan koordinasi, himbauan tersebut dapat diakomodir dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku.

"Manajemen Bandara SIM menghentikan sementara operasional bandara pada tanggal 11 Agustus 2019 dari pukul 07.25 WIB sampai dengan 11.00 WIB," kata Executive General Manager Bandara SIM Yos Suwagiono, Sabtu 10 Agustus 2019.

Dikatakan Yos selama penghentian kegiatan operasional bandara, pihaknya akan mengisi aktivitasnya dengan shalat Idul Adha dan juga penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di halaman parkir Bandara Sultan Iskandar Muda.

"Shalat Idul Adha secara bersama dengan para stakeholder dan komunitas bandara dan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban sebanyak empat ekor sapi dan satu ekor kambing yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar bandara," katanya.

"Bandara SIM membutuhkan dukungan positif dari semua pihak, baik dari komunitas bandara, pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat agar pelayanan kepada pengguna jasa bandara menjadi lebih baik dengan tetap mendukung penerapan syariat Islam yang kaffah di Provinsi Aceh,” katanya lagi.

Sementara itu, Juru Bicara Pemkab Aceh Besar, Syukri Rahmat mengatakan bahwa apa yang disahuti otoritas Bandara SIM dengan surat himbauan Bupati Aceh Besar merupakan sebuah i’tiqad baik dan mulia serta bagian dari mendukung visi misi pemerintah dalam mensyiarkan syariat Islam di Aceh Besar.

“Ini menjadi sejarah dan momentum terbaik dan penghentian operasional sementara pertama kalinya Bandara SIM di hari raya dan juga melaksanakan shalat Id dan menyembelih Hewan Qur’ban di Bandara,” ujar Syukri Rahmat.

Ia berharap, dengan dilaksanakannya himbauan tersebut, pihak Angkasa Pura II dan komunitas Bandara dapat melaksanakan shalat Ied dan juga dapat merayakan hari-hari besar Islam lainnya serta kegiatan-kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar Bandara SIM.[]

Berita terkait
0
Pasal Alat Kontrasepsi RKUHP Dorong Penyebaran AIDS
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI minta masukan dari masyarakat terkait 12 pasal dalam RKUHP yang jadi sorotan publik, ini pasal alat kontrasepsi