UNTUK INDONESIA
Sejumlah Korban Jambret Datangi Mapolrestabes Medan
Beberapa orang korban jambret mendatangi Mapolrestabes Medan. Mereka melaporkan keganasan aksi jambret yang membuat mereka kehilangan harta benda.
Korban jambret ketika mendatangi Mapolrestabes Medan. (Foto: Tagar/Reza Pahlevi)

Medan - Beberapa orang korban jambret mendatangi Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, kota itu, Sabtu 18 Januari 2020.

Para korban kejahatan jalanan ini di antaranya Erika, warga Jalan Bakti Luhur, Kecamatan Medan Helvetia. Dia dijambret di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Baru, tepatnya Selasa 14 Januari 2020 pukul 14.00 WIB.

Akibat dari kekejaman pelaku yang berjumlah empat orang, dia kehilangan dua unit handphone dan uang yang disimpan di dalam tasnya.

Kemudian, Diva Yunisia, 20 tahun, warga Jalan Jamin Ginting, Gang Sarmin, Kecamatan Medan Baru. Dia dijambret di Pasar I, Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Sunggal, Rabu 15 Januari 2020, pukul 16.20 WIB. Ketika itu, korban dibonceng oleh temannya dengan menggunakan sepeda motor.

"Iya, Bang. Awalnya saya bersama teman mencari carteran mobil, saya diboncengnya dan tas saya selempang di badan. Di lokasi kejadian, tiba-tiba dua orang pelaku dengan sepeda motor Satria F datang dari sebelah kanan saya dan langsung menarik tas saya," ucap Yunisia kepada Tagar.

Tarikan paksa dari pelaku membuat korban menjadi bingung, dia berusaha agar tas itu tidak berpindah tangan kepada pelaku. 

Iya, empat orang pelaku yang kerap melakukan jambret di Kota Medan telah kita tangkap

Tak lama kemudian, datang dua orang pelaku lainnya dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Byson dari sebelah kanan. Mereka ingin mengambil handphone korban yang saat itu ada di genggaman.

"Setelah saya tarik-tarikan dengan dua pelaku, kemudian datang dua pelaku lainnya yang ingin mengambil handphone saya. Lalu saya elakkan tangan saya itu dan mereka gagal mengambilnya," kata dia.

Setelah kejadian itu, empat orang pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor langsung tancap gas berhasil membawa tas. Mendapati itu, korban berteriak dan mengejar pelaku. 

Akan tetapi, usaha itu sia-sia. Pelaku berhasil menghilang. Korban mengalami kerugian mencapai Rp 5 juta, yang terdiri dari beberapa gram emas dan uang tunai.

Kapolsek Medan Baru, Polrestabes Medan Kompol Martuasah Hermindo Tobing, mengaku bahwa empat orang pelaku jambret telah ditangkap.

"Iya, empat orang pelaku yang kerap melakukan jambret di Kota Medan telah kita tangkap. Nanti akan kita jelaskan dalam kegiatan konferensi pers mengenai identitas dan sudah berapa kali mereka melakukan jambret itu," kata Martuasah. []

Berita terkait
Polisi Tembak Pelaku Jambret Emak-Emak di Medan
Polisi menembak pelaku jambret yang meresahkan, di Jalan Letda Sujono, Kota Medan.
Personel Bersenjata Laras Panjang Kawal KPK di Medan
KPK di sana melakukan rekonstruksi kasus dugaan suap yang menjerat Dzulmi Eldin, Wali Kota Medan nonaktif.
KPK Rekonstruksi Kasus Dzulmi Eldin di Medan
KPK melakukan rekonstruksi kasus suap dengan tersangka Dzulmi Eldin, Wali Kota Medan nonaktif.
0
Aplikasi Signal Private Messenger Penakluk WhatsApp
Pendiri WhatsApp Brian Acton sudah mantap membawa aplikasi Signal Private Messenger untuk menaklukkan eksistensi WhatsApp.