Sejarah, Niat, dan Keutamaan Puasa Dzulhijjah

Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa di sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah 1442H/2021. Salah satu keutamaannya adalah keberkahan.
Muslim. (Foto: Tagar/The Nation)

Jakarta - Dalam syariat Islam, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa di sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah 1442H/2021.

Puasa sembilan hari pertama di bulan Dzulhijjah itu terdiri dari puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Berdasarkan NU Online, nama tersebut berkaitan dengan sejarah arafah (keyakinan) Nabi Ibrahim bahwa mimpinya memotong Nabi Ismail itu adalah wahyu Ilahi. Menurut Kiai Ghazalie Masroeri, untuk mengabadikan arafah (keyakinan) dan ketaatan Nabi Ibrahim serta Nabi Ismail agar menjadi motivasi, Allah mensyariatkan umat Islam untuk melaksanakan puasa arafah. Keutamaannya juga luar biasa.

Puasa Dzulhijjah dilakukan tanggal 1-7 Dzulhijjah, puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa Arafah dikerjakan pada 9 Dzulhijjah.


Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah 2021

Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 2021 jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021.

Ini berarti 1 Dzulhijjah 1442 H jatuh pada Minggu, 11 Juli 2021.

Keputusan lengkap terkait penentuan Idul Adha 2021 oleh PP Muhamadiyah dapat Anda akses di sini.

Sementara, Pemerintah masih akan menggelar Sidang Isbat penetapan Hari Raya Idul Adha 2021 pada hari ini, Sabtu, 10 Juli 2021.

Dengan demikian, merujuk pada keputusan Muhammadiyah, berikut jadwal puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah:

  1. Puasa Dzulhijjah, 1-7 Dzulhijjah, dikerjakan pada Minggu-Sabtu, 11-17 Juli 2021
  2. Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah, dikerjakan pada Minggu, 18 Juli 2021
  3. Puasa Arafah 9 Dzulhijjah, dikerjakan pada Senin, 19 Juli 2021.

Adapun pada 10 Dzulhijjah merupakan Hari Raya Idul Adha, Umat Islam diharamkan untuk berpuasa.

Begitu juga dengan tiga hari tasrik yakni 11-13 Dzulhijjah.

Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah

Sebelum menjalankan puasa, dianjurkan untuk membaca niat.

Berikut ini bacaan niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah lengkap dengan lafal latin dan arti:


Niat Puasa Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala."


Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta'ala."


Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta'ala."


Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah

Menurut babel.kemenag.go.id, Ustazah Dra Risnawati menyebutkan, bulan Dzulhijjah adalah suatu bulan yang di dalamnya terdapat banyak keutamaan.

Ia menjelaskan, pada bulan Dzulhijjah, ada sejumlah ibadah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan dengan imbalan pahala berlipat ganda.

Satu di antaranya puasa sunnah pada sembilan hari pertama bulan tersebut.

Lebih lanjut, Risnawati menerangkan sejumlah keutamaan menjalankan ibadah puasa di bulan Dzulhijjah.

Berikut keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiah, dan Arafah, seperti yang dikutip dari laman babel.kemenag.go.id:

  • Tanggal 1 Dzulhijjah

Allah mengampuni Nabi Adam AS di Arafah, maka yang berpuasa di hari itu akan diampuni dosa-dosanya.

  • Tanggal 2 Dzulhijjah

Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa di hari itu sama seperti beribadah dan berpuasa satu tahun tanpa maksiat.

  • Tanggal 3 Dzulhijjah

Allah mengabulkan doa Nabi Zakariya AS, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dikabulkan doanya.

  • Tanggal 4 Dzulhijjah

Nabi Isa AS dilahirkan, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihilangkan kesusahan dan dikumpulkan bersama orang mulia di hari kiamat.

  • Tanggal 5 Dzulhijjah

Nabi Musa AS dilahirkan dan dimuliakan munajatnya, maka orang yang berpuasa di hari itu akan terlepas dari sifat munafik dan siksa kubur.

  • Tanggal 6 Dzulhijjah

Allah membukakan pintu kebaikan semua nabi, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dipandang Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang.

  • Tanggal 7 Dzulhijjah

Pintu neraka jahanam dikunci dan tidak akan dibuka sebelum berakhir pada 10 Dzulhijjah.

Maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihindarkan dari 30 pintu kemelaratan dan kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya.

  • Tanggal 8 Dzulhijjah (Tarwiyah)

Keistimewaan puasa Tarwiyah adalah menghapus dosa yang dibuat tahun lalu.

  • Tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah)

Khusus untuk Puasa Arafah, fadhillahnya adalah mendatangkan kemuliaan bagi yang menjalankannya, antara lain:

  1. Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.
  2. Bertambah harta.
  3. Dijamin kehidupan rumah tangganya.
  4. Dibersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu.
  5. Dilipatgandakan amal dan ibadahnya.
  6. Dimudahkan kematiannya.
  7. Diterangi kuburnya selama di alam Barzah.
  8. Diberatkan timbangan amal baiknya di Padang Mahsyar.
  9. Diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, serta dinaikkan martabatnya di sisi Allah SWT. []


Baca juga 

Berita terkait
Bacaan Niat Puasa dan Tata Cara Puasa Senin Kamis
Mengenal niat dan tata cara serta manfaat puasa sunnah Senin Kamis yang jarang dilakukan oleh umat Muslim saat melakukannya.
Warga Muslim dan Yahudi Amerika Buka Puasa Bersama Virtual
Warga Muslim dan Yahudi di Amerika Serikat (AS) baru-baru ini melangsungkan acara buka puasa bersama secara virtual
Mendagri Minta Pembatasan Buka Puasa Bersama dan Larang Open House
Mendagrimeminta Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house.
0
Sejarah, Niat, dan Keutamaan Puasa Dzulhijjah
Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa di sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah 1442H/2021. Salah satu keutamaannya adalah keberkahan.