UNTUK INDONESIA

Sejarah Hari Penghapusan Perbudakan Internasional 2 Desember

Hari Penghapusan Perbudakan Internasional diperingati setiap tanggal 2 Desember dan Pertama kali diselenggarakan pada tahun 1986.
Ilustrasi Perbudakan.(Foto:Tagar/British Library/Unsplash)

Jakarta - Hari Penghapusan Perbudakan Internasional diperingati setiap tanggal 2 Desember setiap tahunnya. Pertama kali, hari peringatan yang dikenal dengan International Day for the Abolition of Slavery ini diadakan pada tahun 1986, setelah dicetuskan oleh Majelis Umum PBB dan diterapkan oleh UNESCO yakni badan PBB untuk urusan pendidikan, kebudayaan, serta warisan dunia.

Lalu apa itu Perbudakan?

Perbudakan adalah pengendalian terhadap diri orang lain dengan cara paksaan yang biasanya terjadi untuk keperluan buruh atau kegiatan seksual. Nah, orang yang dikendalikan tersebut disebut dengan budak. Budak, dimiliki oleh seorang tuan dan mereka bekerja tanpa gaji serta tidak mempunyai hak asasi manusia.

Perbudakan atau slave dalam bahasa Inggris, berasal dari kata slav yang merujuk kepada bangsa Slavia. Dahulu saat peperangan pada awal Abad Pertengahan banyak orang Slavia yang ditangkap dan dijadikan sewbagai budak.

Mereka mengalami kekerasan yang mengerikan, termasuk perbudakan seksual dan reproduktif, prostitusi secara paksa, pelecehan seksual yang berulang.

Mantan Sekjen PBB, Ban Ki-Moon pernah berkata, Perbudakan bukan hanya milik masa lalu tapi juga ada di masa kini dengan lingkup yang lebih luas dengan sebutan perbudakan zaman modern. Atau dengan kata lain, Perbudakan masih eksis dengan berbagai bentuk.

Menurut Moon, negara-negara penjajah berabad-abad yang lalu, menjadikan orang-orang Afrika sebagai budak untuk dibawa dan diperjualbelikan serta dipekerjakan secara tidak manusiawi.

"Mereka mengalami kekerasan yang mengerikan, termasuk perbudakan seksual dan reproduktif, prostitusi secara paksa, pelecehan seksual yang berulang, serta pemaksaan untuk melahirkan anak demi penjualan anak," ucap Moon.

Perbudakanilustrasi Perbudakan. (Foto:Tagar/Pixabay)

Mengutip Wikipedia, perbudakan sudah dikenal sejak peradaban paling tua seperti Sumeria di Mesopotamia pada 3.500 sebelum masehi, serta hampir di setiap peradaban lainnya. Perbudakan di Mesopotamia, terjadi ketika bangsa tersebut mulai menguasai teknologi pertanian sehingga butuh tenaga manusia untuk mengurus lahan pertanian.

Namun, bukti-bukti keberadaan perbudakan telah diketahui melalui kuburan prasejarah di Mesir Bawah sejak 8.000 sebelum masehi yang menunjukkan bahwa suatu masyarakat Lybia telah memperbudak suatu suku.

Adapun Belanda, Prancis, Spanyol, Portugis, Inggris, Arab, dan sejumlah kerajaan Afrika Barat memainkan peran penting dalam perdagangan budak Atlantik, khususnya setelah 1600 SM.

David P. Forsythe menyatakannya, "Pada permulaan abad kesembilan belas, tiga per empat dari seluruh orang yang hidup terjebak dalam perjuangan melawan keterikatan mereka dalam beberapa perbudakan".

Sementara Denmark-Norwegia merupakan negara Eropa pertama yang melarang perdagangan budak pada tahun 1802. []

Berita terkait
Sejarah Hari AIDS Sedunia 1 Desember
Hari AIDS Sedunia, diperingati setiap tanggal 1 Desember yang dicetuskan pertama kali oleh James W. Bunn dan Thomas Netter pada Agustus 1987.
Sejarah Hari Dongeng Nasional 28 November
Hari Dongeng Nasional diperingati setiap tanggal 28 November bertepatan dengan hari ulang tahun pedongeng legendaris Pak Raden.
Sejarah Hari Menanam Pohon Indonesia 28 November
Hari Menanam Pohon Indonesia diperingati setiap tanggal 28 November. Dalam peringatan ini, Setiap orang diminta menanam minimal satu pohon.
0
Sejarah Hari Penghapusan Perbudakan Internasional 2 Desember
Hari Penghapusan Perbudakan Internasional diperingati setiap tanggal 2 Desember dan Pertama kali diselenggarakan pada tahun 1986.