UNTUK INDONESIA
Sebelum Keringat Mengering
Jokowi membagikan bonus pada atlet sebelum keringat mereka mengering, kemudian terbang ke Lombok.
Presiden Joko Widodo (kiri) menyampaikan pidato sambutan usai memberikan bantuan korban gempa secara simbolis di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Minggu (2/9/2018). Sebanyak 5293 korban gempa dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Mataram menerima bantuan berupa tabungan sebesar Rp 50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat dan Rp 25 juta untuk rumah yang rusak ringan. (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)

Jakarta, (Tagar 2/9/2018) - Presiden Joko Widodo pada Minggu pagi (2/9) membagikan bonus untuk para atlet Indonesia di Asian Games 2018. Siangnya ia terbang ke Lombok, mengunjungi korban gempa. Malamnya ia bersama korban gempa, nonton bareng penutupan Asian Games di layar televisi. 

Jokowi menepati janjinya. Sebelumnya ia mengatakan, "Bonus untuk atlet berprestasi di Asian Games 2018 segera diberikan. Kalau bisa, sebelum keringat mereka mengering." 

Ia sudah laksanakan. Sebelum penutupan Asian Games 2018, bonus sudah ditransfer ke rekening semua atlet yang terlibat dalam Asian Games 2018, termasuk atlet yang tidak mendapat medali. Juga pelatih dan asisten pelatih untuk semua cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games 2018. Ini merupakan pembayaran bonus untuk atlet tercepat sepanjang sejarah.

Gempa LombokWarga korban gempa menunaikan Salat Ashar saat menunggu Presiden Joko Widodo tiba untuk memberikan bantuan, di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Minggu (2/9/2018). Sebanyak 5293 korban gempa dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Mataram menerima bantuan berupa tabungan sebesar Rp 50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat dan Rp 25 juta untuk rumah yang rusak ringan. (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)
Jokowi tidak melupakan keringat para korban gempa. Ia ingin para korban gempa selekasnya membangun kembali rumahnya yang runtuh, untuk berteduh, agar terhindar dari kepanasan dan kehujanan. 

Ia kembali mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk meninjau langsung proses penanganan pascagempa di Lombok yang terjadi beberapa waktu lalu.

Gempa LombokWarga korban gempa menunaikan Salat Ashar saat menunggu Presiden Joko Widodo tiba untuk memberikan bantuan, di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Minggu (2/9/2018). Sebanyak 5293 korban gempa dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Mataram menerima bantuan berupa tabungan sebesar Rp 50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat dan Rp 25 juta untuk rumah yang rusak ringan. (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (2/9) dilansir Antara, menyebutkan Kepala Negara bertolak menuju Provinsi NTB melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.

Gempa LombokTurmuzi (35) asal Desa Obel-Obel menunjukkan saldo buku tabungan yang diperolehnya sebagai bantuan untuk korban gempa Lombok di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Minggu (2/9/2018). Sebanyak 5293 korban gempa dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Mataram menerima bantuan berupa tabungan sebesar Rp 50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat dan Rp 25 juta untuk rumah yang rusak ringan. (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)

Kepala Negara dan rombongan bertolak menuju NTB pada Minggu sekitar pukul 12.20 Wib dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Setibanya di Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah pada pukul 15.00 Wita, Presiden berganti pesawat dengan Helikopter Super Puma TNI AU menuju Kabupaten Lombok Utara.

Gempa LombokPresiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kiri) saat tiba untuk memberikan bantuan korban gempa secara simbolis di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Minggu (2/9/2018). Sebanyak 5293 korban gempa dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Mataram menerima bantuan berupa tabungan sebesar Rp 50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat dan Rp 25 juta untuk rumah yang rusak ringan. (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)

Di Lombok Utara, Presiden Jokowi mengunjungi para pengungsi dan melakukan peninjauan posko pengungsi serta pembangunan Puskesmas darurat yang ada di Kecamatan Pemenang.

Selain itu, Presiden Jokowi juga akan menyerahkan langsung bantuan berupa buku tabungan yang berisi dana dari pemerintah untuk para korban gempa melakukan renovasi tempat tinggal mereka yang hancur dan rusak akibat bencana tersebut.

JokowiPresiden Joko Widodo (kanan) tiba untuk memberikan bantuan korban gempa secara simbolis di Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Minggu (2/9/2018). Sebanyak 5293 korban gempa dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Mataram menerima bantuan berupa tabungan sebesar Rp 50 juta untuk perbaikan rumah yang rusak berat dan Rp 25 juta untuk rumah yang rusak ringan. (Foto: Antara/Ahmad Subaidi)

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat, adalah Menteri Sosial Agus Gumiwang, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Selain itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Staf Khusus Presiden Adita Irawati dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono. []

Berita terkait
0
Pengakuan Ojol Tertembak Saat Ricuh Vs DC di Sleman
Ojol yang tertembak saat bentrok kontra kelompok debt collector masih terkulai lemas. Dia belum bisa bekerja.