Jakarta, (Tagar 8/4/2019) - Ani Yudhoyono sedang berjuang melawan penyakit yang ia derita. Sudah hampir dua bulan lamanya menjalani pengobatan kanker darah. Ditengah melawan penyakit yang diderita, SBY membuktikan kesetiaan dengan selalu menemani sang istri.

Lewat akun Instagram pribadinya @aniyudhoyono, Ani mengatakan bahwa SBY bisa membantu dirinya mengonsumsi makanan. Ia selalu menguatkan untuk tetap menjadi orang yang optimis. Karena akan menjadi motivasi untuk sembuh dari penyakit kankernya. 

SBY tidak membiarkan sang istri melawan penyakitnya sendiri, ia selalu memberikan support. Dengan kesabaran, mantan presiden keenam itu SBY merawat sang istri. Genggaman erat tangan SBY merupakan bukti kesetiaan dalam menemani.

Demi menjaga istri tercinta, SBY bahkan mengatakan tidak akan aktif ikut kampanye pemilu serentak 2019. Padahal sejumlah agenda sudah disusun untuk dihadiri. Susilo Bambang Yudhoyono menugaskan putra sulungnya, Agus Yudhoyono menggantikan dirinya berkampanye, terutama di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ani YudhoyonoKondisi Ani Yudhoyono yang sedang berjuang melawan kanker. (Foto: Instagram/susilobambangyudhoyonofans)

Bila kilas balik ke era SBY menjadi presiden, Bu Ani selalu setia mendampingi ke mana saja. Bahkan turut turun ke sejumlah daerah untuk sosialisasi Pemilu 2019.Bu Ani, disebut sebagai istri yang "tahan banting" karena tidak pernah mengeluh selama mendampingi SBY, baik ketika masih menjabat presiden maupun sesudah tidak menjabat.

Tidak hanya SBY yang membanjiri Bu Ani dengan cinta dan dukungan, melainkan seluruh keluarga. Dua orang putranya berbagi waktu untuk menjaga, demikian juga dua menantunya.

Dalam laman Instagram, Anisa sempat mengomentari foto yang dipasang di akun @aniyudhoyono. "Kamu adalah wanita terkuat yang pernah kutahu. Kamu akan memenangkan pertarungan melawan kanker. Allah akan melindungimu memo sayang," tulis Anisa dalam akun @anisayudhoyono.

Masih melalui Instagram, Alia melalui akun @rubi_26 kerap menuliskan doa untuk mertuanya, yang disapa Memo, yang kemungkinan diambil dari kata mami atau mama itu.

"Kita semua bersatu dalam doa untuk mengawal pemulihan memo sampai diangkat semua penyakitnya dan pulih seperti sedia kala. Kita bisa, bersama kita bisa hadapi ini. Lets fight the cancer. I love you so much Mo," tulisnya. []