Satu Siswa Makassar Tenggelam di Air Terjun Ditemukan Meninggal

Salah seorang siswa SMK Kartika Makassar yang dikabarkan tenggelam di Air Terjun Pung Bunga, Bontomanurung Maros ditemukan meninggal dunia.
Saat Tim Basarnas mengevakuasi pelajar yang tenggelam di Air TerKabupaten Maros. (Foto: Tagar/Basarnas)

Makassar - Salah seorang siswa SMK Kartika Makassar yang dikabarkan tenggelam di Air Terjun Pung Bunga, Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, akhirnya ditemukan. Nahasnya, siswa bernama Reihan, 17 tahun ini, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolong mengatakan, terdapat dua orang pelajar yang dikabarkan tenggelam di Air Terjun Pung Bunga.

Sekitar pukul 17.30 WITA sore, korban bernama Reihan sudah ditemukan di dasar sungai. Tapi, dia sudah meninggal dunia.

Keduanya adalah Reihan, 17 tahun, warga Jalan Mangga 3 dan Gideon, 17 tahun, warga Aspol Tallo, Kota Makassar. Kendati demikian, salah satu diantara mereka telah ditemukan.

Baca juga: Pelajar SMK Kartika Makassar Tenggelam di Air Terjun di Maros

"Sekitar pukul 17.30 WITA sore, korban bernama Reihan sudah ditemukan di dasar sungai. Tapi, dia sudah meninggal dunia," kata Musa kepada Tagar, Rabu 10 Februari 2021.

Reihan ditemukan Tim SAR Gabungan di dalam dasar sungai dalam keadaan tidak bernyawa. Kemudian, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Salewangan Maros, untuk dilakukan proses pemeriksaan.

"Jenasah Raihan Saputra dibawa ke rumah sakit Salewangan untuk menunggu pihak keluarga dan dilakukan tindakan medis," tambahnya.

Mantan Kasubdit Cybercrime Polda Sulsel ini menceritakan, korban berangkat ke Air Terjun bersama dengan teman-temannya, dalam rangka rekreasi.

Sesampainya di Air Terjun, korban Gideon langsung berenang. Berselang beberapa menit kemudian, dia langsung teriak minta tolong karena tenggelam.

Baca juga: Mahasiswa FTI UMI Tewas Tenggelam di Air Terjun Maros Ditemukan

Sehingga, Reihan pun langsung berinisiatif untuk menolong Gideon. Tapi, Reihan juga malah ikut terbawa arus pusaran air dan ikut tenggelam. Kemudian, teman-teman korban langsung panik dan melaporkan atau mencari bantuan ke warga sekitar dan kepolisian.

"Mereka berjumlah 10 orang berangkat ke Air Terjun rekreasi. Tapi dua diantaranya, tenggelam saat berenang," bebernya.

Saat ini, proses pencarian yang dilakukan oleh SAR Gabungan sementara ditunda karena situasi tidak mendukung. Pencarian terhadap korban Gideon, akan dilanjutkan, Kamis 11 Februari 2021 pagi. []

Berita terkait
Lion Air Tambah Layanan Uji Kesehatan di Bandara Maros
Lion Air Group menambah satu layanan pelaksanaan uji kesehatan Antigen Covid-19 di kawasan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros.
Calon Bupati Kabupaten Maros Terpilih Positif Covid-19
Calon Bupati terpilih Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Chaidir Syam positif Covid-19.
Warga Maros Ditemukan Tewas Dalam Mobil di Makassar
Mayat pria ditemukan dalam mobil yang terpakir di Makassar. Saat diidentifikasi tidak ditemukan kekerasan dalam tubuhnya
0
DPR RI: Indonesia Tak Dapat Kuota Haji 2021
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Indonesia tidak mendapat kuota haji 2021 dari Pemerintah Arab Saudi.