UNTUK INDONESIA
Satgas Pangan Polri: Harga Sejumlah Bahan Pokok Turun
Satgas Pangan Polri menyebutkan beberapa komodisi bahan pokok mengalami penurunan harga.
Satgas Pangan Beraksi di Jepara. Tim Satgas Ketahanan Pangan Jepara melakukan pantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Jepara Satu, Selasa (19/12) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan mengantisipasi kenaikan harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (Foto: Alf)

Jakarta - Satuan Petugas (Satgas) Pangan Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebutkan beberapa komoditi bahan pokok mengalami penurunan harga. Hal itu dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Penerangan Umum (Penum) Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Asep Adi Saputra.

"Beberapa komoditi bahan pokok mengalami penurunan harga di antaranya  beras, telur, bawang putih, dan gula pasir," ujar Asep dalam siaran langsung di Mabes Polri, Rabu, 29 April 2020.

Seluruh jajaran yang terlibat dalam Satgas Pangan Polri akan selalu memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar

Baca Juga: Karena Corona Polri Batasi Pembelian Bahan Pokok

Selanjutnya, Asep mengatakan beberapa komoditi bahan pokok lainnya ada yang mengalami kenaikan. Meskipun menurut dia, kenaikannya tidak terlalu signifikan.

"Khusus untuk harga ayam hidup di tingkat peternak turun drastis, sedangkan harga daging ayam di tingkat pedagang relatif normal," ucap Asep.

Stok Bahan PokokPedagang menunggu pembeli di Pasar Masomba, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa , 24 Maret 2020. (Foto: Antara/Mohamad Hamzah)

Dia pun memastikan seluruh jajaran yang terlibat dalam Satgas Pangan Polri akan selalu memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar. Asep pun berharap mekanisme pasar dapat terkendali dengan baik. 

Kalau stok cukup kemudian di lapangan terjadi kelangkaan, harga naik, kita akan berikan sanksi peringatan

Sebelumnya Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ancam sanksi penimbun bahan pokok yang memanfaatkan momentum di tengah merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

"Saya sudah saya ingatkan, kalau memang stoknya kosong pasti naik, tapi kalau stok cukup kemudian di lapangan terjadi kelangkaan, harga naik, kita akan berikan sanksi peringatan," ujar Jenderal Polisi Listyo di gudang beras di PT Food Station Cipinang Jaya, Jakarta Timur, Rabu, 18 Maret 2020.

Simak Pula: Satgas Pangan Polri Akan Sanksi Penimbun Bahan Pokok

Ketika inspeksi mendadak (sidak) di gudang beras ini, Listyo mengaku hanya memberikan peringatan. Namun bila Polri kembali menemukan adanya penimbunan bahan pokok maka ke depan akan langsung diganjar sanksi. "Besok saya tidak mau lagi ketemu ada yang numpuk, pasti kita proses," ucap dia.

Berita terkait
Ada Corona, BI: Harga Bahan Pokok di Bali Terkendali
Bank Indonesia menyebutkn, berdasarkan pendekatan Survei Pemantauan Harga di Bali, harga kebutuhan pokok di Bali terkendali meskipun ada corona.
Karena Corona Polri Batasi Pembelian Bahan Pokok
Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga menuturkan ada pembatasan pembelanjaan bahan pokok dan penting jarena corona.
Bulog Salurkan Bahan Pokok Untuk Korban Banjir
Perum Bulog mengirim bantuan bahan makanan untuk korban banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi berupa beras, gula dan minyak goreng
0
Kata PKS, Presiden Jokowi Lemah dan Plin Plan
Pemerintahan Jokowi periode dua ini masih saja seperti dulu. Lemah dan plin plan. Terlihat saat wabah Covid-19 melanda negara ini. Kata orang PKS.