Tarutung - Pencarian korban kecelakaan terjun bebas ke dasar Sungai Bilah, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara terpaksa menurunkan tim Basarnas. Kondisi sungai yang curam memaksa petugas tim oranye itu diturunkan.

Belakangan juga terungkap korban atas nama Yumi Pasaribu (17) dan Dewi Rinawati Siregar (29) warga Dusun Pearaja, Desa Lontug Jae I, Kecamatan Garoga melibatkan Basarnas.

Hal tersebut dikatakan Bonggas Pasaribu Kepala BPBD Tapanuli Utara kepada Tagar, Senin 24 Juni 2019.

Baca juga: 2 Pengendara Motor Terjun Bebas ke Sungai di Taput

Bonggas menilai kondisi arus air yang keras dan kedalaman Sungai Bilah berkedalaman puluhan meter, memerlukan bantuan tim SAR Sibolga dan SAR Parapat.

"Kondisi alam terjal dan kedalaman serta arus kuat. Tim SAR dan BPBD Provsu sudah kita koordinasikan dan akan turun malam ini," terang Bonggas.

Dua sepupu kandung itu mengalami nahas terjun ke dasar sungai saat hendak pulang menuju rumahnya setelah belanja hari pekan di Pasar Garoga.

Informasi awalnya diketahui dari media sosial Facebook atas nama akun Partanda Siregar Siagian. Dia mengabarkan kejadian. Dalam foto yang dishare terlihat ratusan warga mengerumuni lokasi jalan yang berbatasan langsung dengan sungai curam berkedalaman 50 meter tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Putri Polisi di Makassar Tewas

Dihubungi lewat telepon selulernya, Partanda Siregar Siagian menyebut, dugaan sementara identitas dan alamat ke dua korban adalah warga Dusun Pearaja, Desa Lontung Jae I, Garoga.

"Korban itu kami duga boru Pasaribu dan sepupunya boru Ritonga. Kami perkirakan kejadian pukul 11 tadi siang," terang Partanda.

Kapolsek Garoga AKP Amir Sinaga membenarkan kejadian tersebut, tetapi identitas korban belum diketahui pasti karena masih dalam tahap pencarian di sungai.[]