TAGAR.id, Jakarta - Ikon musik asal Malaysia yang selalu memiliki tempat istimewa di hati penggemar Indonesia, Sheila Majid, siap memukau panggung Jakarta pada bulan Juli mendatang. Ia akan berkolaborasi dengan maestro kebanggaan Tanah Air, Andi Rianto, beserta Magenta Orchestra dalam "Jejak Nada", sebuah konser orkestra eksklusif yang dipersembahkan oleh Marriott Bonvoy.
Pertunjukan satu malam yang istimewa ini akan mempertemukan Sheila Majid dengan deretan musisi papan atas Indonesia lintas generasi, mulai dari sang diva Kris Dayanti, Tulus, hingga penyanyi muda yang tengah naik daun, Nadhif Basalamahdan Anggi Marito. Tidak hanya itu, bintang muda berbakat asal Malaysia, Didie Shazry, juga akan turut menyapa penggemar di Indonesia, menjadikan konser ini sebagai momen kolaborasi musikal yang merayakan eratnya ikatan budaya antaraIndonesia dan Malaysia.
Marriott Bonvoy, platform perjalanan global peraih penghargaan dari Marriott International yang menghubungkan para wisatawan dengan orang-orang, tempat-tempat, dan passion yang mereka cintai melalui koleksi hotel dan pengalaman luar biasa di seluruh dunia, terus mendefinisikan ulang perpaduan antara keramahtamahanan kelas dunia dan kecintaan terhadap budaya.
Marriott Bonvoy di Indonesia resmi mengumumkan peluncuran ‘The CIRCLE by Marriott Bonvoy’, sebuah inisiatif yang dirancang untuk menghubungkan para anggota dengan passion mereka yang mendalam terhadap seni, musik, budaya, dan hiburan berkelas. Edisi perdananya yang bertajuk "Jejak Nada" akan hadir sebagai sebuah konser orkestra monumental pada 3 Juli 2026 pukul 18:00 WIB di Astor Ballroom, The St. Regis Jakarta, berkolaborasi dengan maestro kebanggaan Indonesia, Andi Rianto, beserta Magenta Orchestra.
Dua Negara, Satu Panggung, Satu Malam: Malaysia & Indonesia
Bagi para penikmat musik di Tanah Air, konser ini siap mengobati kerinduan mendalam lewat kehadiran salah satu diva serumpun yang paling dicintai, Sheila Majid setelah panggung terakhirnya di Indonesia beberapa waktu silam.
Sang legenda Malaysia yang karya-karyanya telah lama memiliki tempat istimewa di hati pendengar Asia Tenggara ini akan memukau panggung bersama Didie Shazry, penyanyi berbakat yang membawa warna segar dari generasi baru.
Keduanya akan berbagikemegahan panggung yang sama dengan deretan artis kebanggaan Indonesia, mulai dari diva legendaris Kris Dayanti, penyanyi sekaligus penulis lagu brilian Tulus, musisi bersuara soulful Nadhif Basalamah, hingga bintang vokal yang tengahbersinar, Anggi Marito.
Lebih dari sekadar konser, "Jejak Nada" dirancang sebagai sebuah perjalanan musikal melintasi waktu. Di bawah arahan Andi Rianto dan Magenta Orchestra, malam tersebut akan menginterpretasikan ulang lagu-lagu familier lewat aransemenorkestra yang kaya, membawa penonton meresapi melodi-melodi favorit mereka dengan kedalaman, emosi, dan kemegahan yang baru. Setiap penampilan dikemas agar terasa intim namun sinematik, memancing nostalgia tapi tetap terdengar segar, dan sangat personal sekaligus mampu beresonansi melintasi batasan budaya.
Kehadiran Sheila Majid di panggung "Jejak Nada" menjadi persembahan luar biasa yang sangat dinantikan oleh para pencinta musik di Indonesia. Dikenal dengan karakter vokalnya yang ikonik, keanggunan yang tak lekang oleh waktu, serta deretantembang pop legendarisnya yang begitu melekat di hati masyarakat Indonesia, Sheila telah lama menjadi bagian dari sejarah musik di Tanah Air.
Karya-karyanya melintasi generasi dan telah menjelma menjadi soundtrack kehidupan yang menemanitumbuh kembang para penggemarnya di Indonesia. Penampilannya dalam balutan orkestra megah di Jakarta ini menjadi momen langka yang sangat istimewa, menawarkan kesempatan eksklusif bagi penggemar Indonesia untuk kembali bernostalgiasecara langsung dengan sang diva.
"Merupakan sebuah kehormatan bisa tampil di Jakarta bersama rekan-rekan musisi hebat dari industri musik Indonesia saat ini," ungkap Sheila Majid. "Marriott Bonvoy selalu identik dengan pengalaman luar biasa. Saya sangat antusias bisa menjadibagian dari perjalanan ini melalui The CIRCLE by Marriott Bonvoy: Jejak Nada. Saya selalu menikmati momen ketika tampil di Jakarta, dan sudah tidak sabar untuk bertemu dengan para penggemar tersayang di Indonesia pada 3 Juli nanti. Sudahkangen banget!"
Turut memberikan warna vokal kontemporer di atas panggung, kehadiran Didie Shazry mewakili semangat baru di industri musik serumpun. Sosoknya menghadirkan sentuhan lintas generasi yang menyegarkan, berdiri sejajar dengan jajaran ikon musik legendaris serta bintang-bintang muda pujaan masyarakat Indonesia saat ini.
Kolaborasi panggung antara pesona abadi Sheila Majid dan energi muda Didie Shazry akan menciptakan jembatan cerita yang begitu bermakna bagi para penontondi Tanah Air. Melalui penampilan ini, audiens Indonesia tidak hanya diajak bernostalgia lewat lagu-lagu penuh kenangan, tetapi juga disuguhkan pesona suara-suara baru yang siap memikat hati penikmat musik masa kini.
"Bisa tampil bersama Andi Rianto dan Magenta Orchestra, sekaligus berbagi panggung dengan deretan musisi yang sangat saya kagumi dan hormati seperti Sheila Majid, Kris Dayanti, Tulus, Nadhif Basalamah, dan Anggi Marito, adalah impianterbesar saya yang menjadi kenyataan. Sebagai pendatang baru, kesempatan untuk berdiri di panggung semegah ini sangatlah berharga. Saya sudah menantikan momen ini sejak lama, dan saya berjanji akan memberikan penampilan terbaik untukpecinta musik di Indonesia." tutur Didie Shazry. "Untuk semua pendengar dan penggemar saya di Indonesia, sampai jumpa di The St. Regis Jakarta."
Kehadiran musisi negara tetangga yang berdampingan dengan talenta kebanggaan Tanah Air seperti Kris Dayanti, Tulus, Nadhif Basalamah, dan Anggi Marito turut mencerminkan eratnya kedekatan budaya antara Indonesia dan Malaysia yang tidakhanya terhubung oleh ikatan budaya dan letak geografis, tetapi juga disatukan oleh musik, kenangan, dan rasa.
"Jejak Nada" hadir untuk merayakan koneksi emosional tersebut dengan menyatukan musisi dari kedua negara ke dalam sebuah sajianorkestra yang elegan, di mana gaya, lintas era, dan karakter vokal melebur sempurna dalam satu harmoni.
"Di Marriott Bonvoy, kami percaya bahwa perjalanan lebih dari sekadar destinasi yang dikunjungi, melainkan tentang pengalaman yang menggerakkan hati setiap orang," ujar Ramesh Jackson, Regional Vice President, Indonesia and Malaysia, Marriott International. "Melalui The CIRCLE by Marriott Bonvoy, kami menghadirkan berbagai pengalaman yang mendekatkan traveler dengan musik, budaya, dan koneksi yang bermakna. Jejak Nada hadir untuk merayakan para musisi dan karya-karya yang telah mengukir kenangan dari generasi ke generasi. Kehadiran istimewa Sheila Majid dan Didie Shazry di panggung ini secara khusus kami hadirkan untuk menyapa sekaligus mengobati kerinduan para penggemar setia mereka di Indonesia, membuktikan bahwa musik selalu memiliki kekuatan untuk menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan."
Kiprah Andi Rianto sebagai komposer, penata musik, dan kreator scoring film telah mewarnai industri musik Indonesia dari masa ke masa. Sentuhan seninya melekat pada karya musisi top hingga berbagai film ikonik tanah air.
Deretan prestasinyamencakup memenangkan berbagai penghargaan AMI (Anugerah Musik Indonesia) sejak tahun 1999 – 2025, Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) untuk Lagu Tema Terbaik untuk Backstage, serta penghargaan bergengsi Piala Vidia untuk Kapan Kita Pacaran Lagi? pada tahun 2005. Andi Rianto juga terlibat sebagai Pengarah Musik dalam acara-acara besar nasional seperti Asian Paragames, PON, diantara lainnya.
Selama lebih dari dua dekade, Magenta Orchestra juga telah sukses membuktikan eksistensinya sebagai salah satu ansambel kebanggaan Indonesia yang mengemas musik orkestra menjadi lebih relevan dan mudah dinikmati oleh audiens modern.
Grup ini telah berkolaborasi dengan nama-nama besar di industri musik, tampil di berbagai panggung hingga ke kancah internasional, dan diakui lewat kemampuannya mengubah lagu-lagu favorit menjadi pertunjukan orkestra yang megah dan menyentuh jiwa.
"Bagi saya, musik selalu lebih dari sekadar suara. Musik membawa kenangan, emosi, dan cerita yang menemani kita sepanjang hidup. Melalui Jejak Nada, kami ingin menciptakan sebuah pengalaman di mana penonton dapat kembali terhubungdengan lagu-lagu yang mungkin pernah menemani berbagai babak kehidupan mereka, namun kini dihadirkan kembali dengan perspektif emosional yang baru dan segar. Bersama Magenta Orchestra dan para penyanyi terbaik masa kini, malam iniadalah cara kami merayakan bagaimana musik terus menyatukan generasi, perasaan, dan koneksi antarmanusia," ujar Andi Rianto.