UNTUK INDONESIA
Salmafina Tutup Akses Komunikasi Sunan Kalijaga
Sunan Kalijaga kecewa dengan putrinya Salmafina yang santer diberitakan mengubah keyakinan.
Sunan Kalijaga dan putrinya Salmafina. (Foto: Isntagram/salmafinasunan)

Jakarta - Sunan Kalijaga kecewa dengan putrinya Salmafina yang santer diberitakan mengubah keyakinan. Kabar itu diketahui setelah foto Salmafina mengenakan kalung salib tersebar.

Dalam unggahan story akun Instagram @sunan_kalijagash ia meluapkan rasa kesalnya. Setidaknya ada ada tujuh slide yang diunggah.

"Anjing Sinchan...," tulisnya, Jakarta, Minggu, 14 Juli 2019.

Tidak usah sorga kalau orang orang yang sayang padamu merawat, membesarkan, menjaga, kau sakiti hati dan perasaannya.

Sunan merasa Salmafina sekarang sudah berubah drastis dari sebelumnya. Anak gadisnya sekarang sudah tidak lagi mendengarkan perkataan orang tua. Namun, Sunan tetap meminta agar Alma, sapaannya, segera bisa kembali kepada keluarga.

"Islam mengajarkan dan mengutamakan adab seseorang kepada orangtuanya. Tidak ada agama manapun yang mengajarkan menyakiti orang tuamu. Sadar anakku sayang @salmafinasunan siapapun kamu saat ini Ayah.. Ibu dan Sean tetap menunggumu kembali ke pelukan kami..," tulisnya.

Lihat foto ini: Foto: Saat Salmafina Putri Sunan Kalijaga Berhijab

Sunan mengakui kesulitan menghubungi Salmafina, karena sampai saat ini putrinya itu menutup akses komunikasi dengan keluarga. Sehingga terpaksa Sunan membuat menuangkan unek-uneknya di akun Instagram.

Maaf Ayah cuma bisa menyampaikan lewat IG karena kamu menutup akses komunikasi kepada Ayah... Noted : bukan caper ke publik.... enggak banget deh :).

"@salmafinasunan anakku tolong jelaskan pada kami siapa yang mengajarkan kamu untuk menjauhi dan menyakiti orangtuamu," tulisnya lagi.

Sebelumnya, pada awal beredarnya isu Sunan membantah kabar tersebut. Ia menyebut itu ulah teman-teman Salmafina yang kurang ajar mengerjai anaknya. []

Berita terkait
0
BNNP DIY Musnahkan Sabu-sabu Kurir Aceh 2,1 Kg
BNNP DIY memusnahkan sabu-sabu 2,1 Kg dari dua tersangka warga Aceh di Yogyakarta.