UNTUK INDONESIA

Rizieq Shihab Bebas Bikin Kerumunan, Doni Monardo Dicap Mandul​​​​

Peran Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dikritik karena Habib Rizieq Shihab.
Imam Besar Habib Rizieq Shihab (tengah) menyapa ribuan jamaah di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 13 November 2020. Kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut. (Foto: Antara/Arif Firmansyah)

Jakarta - Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah, mengkritik peran Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang ia nilai lemah dalam mengantisipasi kerumunan massa di setiap kegiatan yang melibatkan Habib Rizieq Shihab.

Bagi Trubus, Doni Monardo tak kunjung bersikap tegas dan tak bisa mengarahkan massa untuk mengindahkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Dia melanjutkan, situasi pandemi di Indonesia semakin karut marut dengan bukti ada keleluasaan yang diterima pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

Pada akhirnya pemerintah sendiri yang diskriminatif terhadap kelompok tertentu.

"Nah sekarang bagaimana peran Satgas Covid-19 Doni Monardo dan kawan-kawannya ini perannya sudah mandul. Menteri Kesehatan juga tidak berani melakukan penindakan, setidak-tidaknya ini kan menjadi persoalan yang kontraproduktif dengan kerja kita yang capek-capek selama sembilan bulan berjalan ini, memutuskan penyebaran mata rantai Covid-19 terus rusak oleh kerumunan oleh yang makin hari makin berlanjut," kata Trubus saat dihubungi Tagar, Sabtu, 14 November 2020.

Baca juga: Doni Monardo Pakai Dana Covid-19, Virus Corona Tak Terkendali

Diketahui, sejak kepulangan pentolan FPI tersebut ke Tanah Air, banyak kegiatan pengumpulan massa yang dapat memancing penyebaran wabah menular itu kian sulit dikendalikan. 

Doni MonardoStaf Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah menyoroti potensi korupsi di BNPB, yang diketuai Letjen TNI Doni Monardo. (Foto: BNPB),

Mulai dari penjemputannya di Bandar Udara Soekarno-Hatta, arak-arakan Rizieq di atas mobil, perayaan Maulid Nabi di Tebet, pengumpulan massa di Bogor, dan terakhir agenda resepsi pernihakan Najwa Shihab, putri Rizieq Shihab. Namun, pimpinan FPI itu ia nilai terlalu mendapat perlakuan spesial.

"Pada saat kepulangan Habib Rizieq Shihab, penjemputan, dan pengajian. Jadi menurut saya itu semuanya jadi kontraproduktif. Jadinya masyarakat sudah berjuang capek-capek pengorbanan sudah banyak, berdarah-darah masyarakat untuk membantu pemerintah berpartisipasi dalam penerapan protokol kesehatan, pada akhirnya pemerintah sendiri yang diskriminatif terhadap kelompok tertentu, " ucap Trubus.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, kedatangan Rizieq Shihab seharusnya melewati aturan karantina selama dua pekan. Sebab, setiap warga negara yang masuk ke Indonesia setelah melakukan perjalanan dari luar negeri diharuskan dikarantina selama 14 hari, seperti yang tertuang dalam peraturan selama pandemi Covid-19.

"Jadi harus dikarantina 14 hari, terus kalau pada saat tiba itu harus tes PCR, jadi selama menunjukan tes PCR dari negara asalnya itu pun tetap harus dikarantina 14 hari. Ketentuannya memang begitu," tuturnya.

Baca juga: Doni Monardo Disebut Tak Jelas Beri Panduan, Satgas Ungkap Ada Ritual

Rizieq ShihabRibuan jamaah menyambut kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 13 November 2020. Kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut. (Foto: Antara/Arif Firmansyah)

Sebelumnya, Juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, bahwa kerumunan orang di suatu titik tertentu memiliki risiko tinggi terhadap penularan virus. Terlebih, apabila simpatisan Rizieq abai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Wiku mengatakannya sehubungan dengan kepulangan Rizieq Shihab ke Tanah Air. Ribuan massa memadati area di dalam dan sekitar bandara hingga lingkungan di kediaman Rizieq di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Kerumunan menyulitkan kita untuk bisa jaga jarak, ditambah jika tidak menggunakan masker," kata Wiku melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 10 November 2020.

Ia pun mengimbau agar seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian tinggi dalam situasi pandemi Covid-19. Penerapannya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Protokol kesehatan merupakan kewajiban yang sepatutnya dijalankan untuk menekan penyebaran virus corona.

"Kelalaian ataupun ketidakpedulian terhadap kondisi ini serta terhadap protokol kesehatan dapat membahayakan nyawa manusia. Tidak hanya diri kita, namun keluarga di rumah, juga orang yang berada di sekitar kita," ujarnya. []

Berita terkait
ICW Soroti Potensi Korupsi di BNPB, Pos Doni Monardo
Staf Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah menyoroti potensi korupsi di BNPB, yang diketuai Letjen TNI Doni Monardo.
Doni Monardo Beri Panduan Tak Jelas ke Satgas Covid-19 Daerah
Peneliti politik LIPI Wasisto Raharjo Jati turut menyoroti kinerja Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo tidak jelas beri panduan ke daerah
Terawan Agus Putranto Menghilang, Doni Monardo Makin Dominan
Pakar Epidemiologi FKM UI Pandu Riono mengkritik, Kepala BNPB Doni Monardo justru dominan karena Menkes Terawan Agus Putranto menghilang.
0
Menko PMK: Kualitas Lembaga Pendidikan Jangan Diabaikan
Muhadjir Effendy sampaikan perlunya memperhatikan kualitas lembaga pendidikan.