Ridwan Kamil Kembali Berkantor di Depok

Saat ini masih ada lima kabupaten/kota di Jawa Barat yang masih kategori zona merah dan harus diwaspadai.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan keterangan pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 5 Oktober 2020. (Foto: Tagar/Humas Pemprov Jabar)

Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kembali akan berkantor di Kota Depok selama dua hari yakni Selasa dan Rabu (6-7) Oktober 2020. Hal ini disampaikan Ridwan Kamil, dalam jumpa pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 5 Oktober 2020.

Pria yang biasa disapa Kang Emil ini mengungkapkan alasan ia berkantor di Kota Depok yakni untuk membantu pengendalian dan pengawasan penanganan Covid-19 di Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek).

Kang Emil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat ini mengatakan saat ini masih ada lima kabupaten/kota di Jawa Barat yang masih kategori zona merah dan harus diwaspadai. "Yakni Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sementara Kota dan Kabupaten Cirebon tidak zona merah lagi," kata dia.

Namun secara keseluruhan saat ini kasus positif Covid-19 di Jawa Barat mengalami penurunan 28 persen.

Selain itu, masih 10 desa/kelurahan di Jawa Barat dengan risiko penularan tertinggi. Delapan kelurahan di antaranya berada di Kota Depok.

Penambahan kasus terkonfirmasi positif masih didominasi wilayah Bodebek. Dalam sepekan terakhir, penambahan kasus terkonfirmasi di wilayah Bodebek mencapai 2.154 kasus atau 73 persen dari penambahan kasus di Jabar pada periode yang sama.

"Namun secara keseluruhan saat ini kasus positif Covid-19 di Jawa Barat mengalami penurunan 28 persen," ujar dia.

Baca juga : Alasan Ridwan Kamil Berkantor di Kota Depok

Saat ini, Pemprov Jabar tengah fokus mengejar 500 ribu swab tes sesuai syarat minimal WHO yakni 1 persen dari jumlah populasi dan diharapkan dalam satu minggu ke depan target ini dapat tercapai. Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Data Covid-19 Jabar (Pikobar), hingga Senin, 5 Oktober 2020, Pemprov Jabar sudah melakukan tes usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak 435.002 spesimen.

Selain itu, Pemprov Jabar juga sedang fokus menangani klaster industri di Karawang dan pesantren di Kabupaten Kuningan dan Tasikmalaya. "Penanganan dan pengendalian di klaster industri di Karawang dan pesantren di Kuningan dan Tasikmalaya ini sedang kita tangani," ujar Kang Emil. []

Berita terkait
Alasan Ridwan Kamil Berkantor di Kota Depok
Gubernur Jawa Barat seminggu sekali akan berkantor di Kota Depok.
Ridwan Kamil Bertemu Cucu Istri Pertama Presiden Soekarno
Lima cucu Ibu Inggit Garnasih, istri Presiden pertama RI, Ir Soekarno, bertemu dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil
Kementerian Dalam Negeri Apresiasi Kebijakan Ridwan Kamil
Kemendagri apresiasi atas kebijakan Ridwan Kamil yang meneruskan pinjaman daerah kepada kabupaten dan kota
0
Kemendag Minta Importir Sesuaikan Harga Kedelai
Kementerian Perdagangan meminta para importir untuk menyesuaikan harga kedelai impor agar harganya kembali stabil dan kembali di produksi.