UNTUK INDONESIA
Rencana Membangun Cloud di Tanah Air
Pemerintah berencana membangun teknologi komputasi awan atau cloud yang akan beroperasi dalam beberapa tahun ke depan.
Ilustrasi - Layanan komputasi awan (cloud). (Foto: Antara News/Grafis)

Jakarta - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Pangerapan mengatakan pemerintah berencana membangun teknologi komputasi awan atau cloud yang akan beroperasi dalam beberapa tahun ke depan.

"Pemerintah sedang merencanakan cloud, beroperasi 2022," kata Semuel saat acara diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin, 4 November 2019.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem Transaksi Elektronik, pengganti PP Nomor 82 Tahun 2012 mengizinkan pusat data atau data center untuk data-data tertentu berada di luar negeri.

Tapi, terutama untuk penyelenggara sistem elektronik swasta, mereka harus menyediakan akses ke data tersebut ketika ada pengawasan atau penegakan hukum. 

Sementara, untuk layanan dari Penyelanggara Sistem Elektronik (PSE) publik yang tidak ada teknologinya di Indonesia, mereka diperbolehkan untuk menempatkan data di luar Indonesia.

PSE publik wajib melakukan klasifikasi data sesuai risiko yang ditimbulkan, yaitu data elektronik strategis, data elektronik tinggi dan data elektronik rendah.

"Data strategis tidak boleh ditaruh di pihak ketiga, harus di cloud pemerintah," ujar Semuel.

Lembaga yang termasuk PSE publik adalah lembaga pemerintahan, perusahaan yang ditunjuk pemerintah dan perusahaan yang menggunakan APBN

Sementara yang tergolong PSE privat adalah perusahaan yang diawasi kementerian atau lembaga, dan perusahaan yang memiliki aktivitas daring yang antara lain meliputi transaksi, layanan keuangan dan yang mengumpulkan data pengguna

Semuel menjelaskan pemerintah akan membangun empat data center untuk menyimpan data strategis tersebut. Jika cloud buatan pemerintah telah selesai, maka data-data PSE publik yang berada di luar Indonesia akan ditarik dalam kurun waktu dua tahun.

Terkait investasi dan rencana pembangunan cloud tersebut, kementerian akan menjelaskannya dalam beberapa waktu ke depan. []

Berita terkait
Penyelenggaraan 5G Dilakukan Secara Bertahap
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan menyelenggarakan jaringan generasi kelima (5G) yang dilakukan secara bertahap.
Huawei Akan Terapkan Jaringan 5G di Ibu Kota Baru
Perusahaan teknologi komunikasi dan informatika Huawei akan menerapkan jaringan 5G di ibu kota baru.
Harga Layanan 5G Setara dengan 4G di China
Layanan generasi kelima atau 5G telah hadir di negeri China. Penyelenggaranya yaitu China Mobile, China Unicom, dan China Telecom.
0
Pelaku Penyiraman Air Keras Terekam CCTV
Sebanyak enam pelajar SMP tersebut disiram oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya itu dan apa motifnya.