Real Madrid Gilas Manchester City di Leg 1 Babak 16 Besar Liga Champions 2026

Valverde menyiksa City dengan penampilan kelas atas
Skor akhir 3-0 Real Madrid vs Man City leg 1 Liga Champions 2026 pada 11/3/2026 (Foto: X/Real Madrid C.F. @realmadrid)

Oleh: Phil McNulty - Chief football writer at the Santiago Bernabeu

TAGAR.id – Manchester City menghadapi tugas berat untuk menjaga ambisi Liga Champions mereka tetap hidup setelah hat-trick brilian Federico Valverde di babak pertama membuat Real Madrid mengendalikan pertandingan babak 16 besar ini dengan skor 3-0 (11/3/2026).

Valverde menyiksa City dengan penampilan kelas atas, tim asuhan Pep Guardiola menawarkan ancaman di lini depan tetapi terlalu sering rentan di lini belakang.

Real tanpa dua pemain yang cedera, Kylian Mbappe dan Jude Bellingham, serta Rodrygo yang absen jangka panjang, tetapi masih memiliki cukup daya serang untuk menghukum kelemahan pertahanan City.

Tim Inggris sebenarnya memulai pertandingan dengan baik, memberikan beberapa momen menegangkan bagi Real, sebelum semuanya mulai berantakan secara dramatis pada menit ke-20.

Gol pembuka Real sangat sederhana, umpan panjang kiper Thibaut Courtois jatuh di belakang Nico O'Reilly untuk Valverde melewati Gianluigi Donnarumma yang maju dan mencetak gol dari sudut sempit.

Pemain Uruguay itu menggandakan keunggulan Real tujuh menit kemudian dengan penyelesaian rendah melewati Donnarumma sebelum ia menyelesaikan hat-trick-nya dengan gaya yang luar biasa.

Menerima umpan terobosan yang indah dan melambung, kapten Real itu menunjukkan kreativitas yang hebat untuk mengangkat bola melewati Marc Guehi di ruang sempit sebelum mengalahkan Donnarumma dengan tendangan voli.

City tampak semakin terpuruk pada menit ke-60 ketika Real mendapatkan penalti setelah Donnarumma menjatuhkan Vinicius.

Ia sendiri yang mengambil tendangan penalti, tetapi terlalu santai menghadapi kiper yang begitu berpengalaman dalam situasi ini, Donnarumma melompat ke kiri untuk menyelamatkan bola.

City mengira mereka telah memperkecil kedudukan ketika O'Reilly menerkam Thiago di dalam kotak penalti, tetapi Courtois mengulurkan kakinya untuk menyelamatkan bola.

E HaalandHaaland frustrasi saat Manchester City kalah telak 0-3 dari Real Madrid di leg 1 Liga Champions 2026 pada 11/3/2026 (Foto: bbc.com/EPA)

Analisis Manchester City: Tim Guardiola harus membalikkan keadaan

Sebelum pertemuan di Bernabeu ini, City dan Real Madrid telah bertemu 15 kali di Liga Champions, dengan hasil yang terbagi rata antara kemenangan, kekalahan, dan hasil imbang.

Guardiola sekarang harus menginspirasi salah satu kebangkitan terbesar dalam masa kepemimpinannya jika City ingin mempertahankan minat mereka di kompetisi elit Eropa.

Semuanya dimulai dengan baik, dengan Jeremy Doku memberikan ancaman awal kepada Trent Alexander-Arnold, tetapi begitu City kebobolan gol pertama, yang akan mereka anggap sebagai gol yang mudah, Real semakin percaya diri saat mereka didukung oleh para pendukung mereka di arena yang megah ini.

Tuan rumah memastikan Erling Haaland tidak terlihat, meskipun penyerang Norwegia itu juga kekurangan umpan yang biasanya ia dapatkan.

Guardiola memilih tim yang penuh dengan niat menyerang, tetapi City kewalahan saat Real melaju melalui lini tengah yang terbuka dan menemukan celah di pertahanan mereka.

City memiliki peluang, tetapi menghadapi penghalang biasa dari Courtois, terutama ketika ia secara ajaib menyelamatkan dengan kakinya setelah O'Reilly merebut bola dari Thiago di area penalti.

Fakta bahwa mereka memiliki peluang akan memberi City harapan untuk melakukan comeback di leg kedua, tetapi ini adalah kekalahan yang sangat mengecewakan dan para pemain berpengalaman Liga Champions dari Real Madrid akan merasa cukup yakin untuk melaju.

Analisis Real Madrid: Jangan remehkan mereka

City bisa dibilang memasuki pertandingan ini sebagai favorit, sementara Real Madrid kekurangan pemain terbaik dan kehilangan beberapa pemain penting seperti Bellingham, Mbappe, dan Rodrygo.

Namun sekali lagi, Liga Champions membangkitkan semangat Real Madrid, menciptakan atmosfer istimewa yang membuat mereka menjadi lawan yang tangguh.

Valverde tidak dikenal karena kemampuan mencetak golnya, tetapi gelandang luar biasa ini menunjukkan kemampuannya dengan tiga gol kelas atas, yang disambut tepuk tangan meriah dari Bellingham dan Mbappe yang menyaksikan dari tribun.

Malam itu juga menjadi malam yang baik bagi mantan bek Liverpool, Alexander-Arnold, yang bangkit dari awal yang sulit untuk kemudian berkembang dalam permainan, menunjukkan beberapa sentuhan berkelas sebelum mendapatkan sambutan hangat saat diganti di akhir pertandingan.

Pelajaran yang dapat diambil adalah, jika belum diketahui, bahwa selama Real Madrid tetap berada di Liga Champions, mereka akan menjadi rintangan besar bagi tim mana pun yang mereka hadapi.

Di leg 2 di Etihad City menjamu Madrid dengan aggregate 0-3 (18/3/2026, pukul 03.00 WIB). Dengan aggregate ini City harus menang dengan selisih gol minimal 4: 4-0, 5-1 dan seterusnya (bbc.com dan sumber lain). []

Berita terkait
Real Madrid Kandas di Kandang Osasuna di La Liga Spanyol
Kekalahan Los Blancos ini memberikan inisiatif kepada Barcelona dalam perebutan gelar La Liga