Pulihkan Kondisi Perusahaan, Rekind Siap Jalankan Restrukturisasi

PT Rekayasa Industri (Rekind), perusahaan nasional yang bergerak di bidang EPC siap menjalankan restrukturisasi untuk pulihkan perusahaan.
Rekind siap menjalankan restrukturisasi. (Foto: Tagar/Dok Rekind)

Jakarta - PT Rekayasa Industri (Rekind), perusahaan nasional yang bergerak di bidang EPC (Engineering, Procurement and Construction) siap menjalankan restrukturisasi untuk memulihkan kondisi Perusahaan. Hal itu ditegaskan oleh SVP Corporate Secretary & Legal Rekind, Edy Sutrisman di Jakarta, Selasa, 24 November 2021.

Diakuinya  saat ini Rekind berada dalam kondisi kurang menggembirakan yang disebabkan sejumlah permasalahan yang antara lain disebabkan akumulasi kerugian di sejumlah proyek. Namun pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjalankan program restrukturisasi tersebut dengan baik. 


Restrukturisasi ini juga dibantu oleh sejumlah konsultan dengan reputasi nasional dan internasional.


“Tentunya Kami selalu berkoordinasi dan mendapat dukungan dari pemegang saham dan dari PT Pupuk Indonesia sebagai induk perusahaan kami,” ucap Edy Sutrisman.

Meskipun demikian Edy Sutrisman menegaskan Rekind tetap berkomitmen untuk menuntaskan proyek-proyek yang sedang digarapnya. 

“Termasuk Proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) yang merupakan Proyek Strategis Nasional dan penyelesaiannya sudah mencapai sekitar 95%. Di tengah situasi Pandemi Covid 19 dan keterbatasan modal kerja, Rekind tengah berjuang untuk menuntaskan proyek ini dengan baik. Sepanjang 40 tahun berdiri, Rekind sudah menyelesaikan lebih dari 140 proyek Apapun situasi yang tengah dihadapi, Rekind tidak pernah sekalipun meninggalkan tanggungjawab terhadap pelaksanaan kegiatan proyek yang dikerjakannya," kata Edy Sutrisman.

Menyinggung soal proyek pabrik amoniak Banggai milik PT PAU, Edy Sutrisman juga menegaskan bahwa persoalan tersebut sudah lama diselesaikan, di mana kedua belah pihak telah menjalankan kewajiban-kewajibannya sesuai kontrak.  

“Jadi tidak ada kerugian yang ditimbulkan selain yang sifatnya memang kewajiban kontraktual," ujar Edy.

Untuk itu, menurut Edy Sutrisman Rekind berkomitmen kuat untuk melakukan restrukturisasi. Beberapa langkah yang sudah disiapkan antara lain mempersiapkan restrukturisasi model bisnis, restrukturisasi ekuitas serta negosiasi dengan berbagai pihak terkait dengan pinjaman maupun penyelesaian proyek. 

“Restrukturisasi ini juga dibantu oleh sejumlah konsultan dengan reputasi nasional dan internasional," ucapnya.


Berita terkait
Jokowi Sebut Investasi Jangkar Pemulihan Ekonomi Indonesia
Presiden Jokowi menekankan pentingnya realisasi investasi, karena investasi merupakan jangkar pemulihan ekonomi
Wapres Sebut 3 Tantangan Pemulihan Ekonomi Global
Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan, Indonesia saat ini masih dalam fase kritis pemulihan ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19. Ini ulasannya.
PPKM Level 3, Mufidah: Pertimbangkan Ekonomi Daerah
Kurniasih Mufidayati menekankan jika pemerintah harus mempertimbangkan data terlebih persoalan pergerakan ekonomi daerah sebelum terapkan PPKM.
0
Prancis Dekati Indonesia untuk Bangun Aliansi Baru
Menlu Prancis Le Drian mengatakan, Prancis ingin menjadi "jembatan" antara negara-negara Indo-Pasifik dan Uni Eropa