Profil Pebulu Tangkis yang Jadi Sorotan: Yuki Fukushima

Yuki Fukushima ramai dibahas usai kalah oleh pasangan atlet bulu tangkis Indonesia, yakni Greysia Polii/Apriani Rahayu dalam Olimpiade Tokyo 2020.
Atlet Badminton Jepang Yuki Fukushima. (Foto: Tagar/Daydaynews)

Jakarta - Kecantikan pemain bulu tangkis asal Jepang, Yuki Fukushima menjadi alasan namanya menempati jajaran Trending Topic Twitter Indonesia pada Selasa, 27 Juli 2021. 

Atlet unggulan tersebut ramai dibahas usai dibantai oleh pasangan atlet bulu tangkis Indonesia, yakni Greysia Polii/Apriani Rahayu dalam Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam pertandingan ganda putri tersebut, Greysia Polii/Apriani Rahayu sukses mengalahkan Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota dengan skor kemenangan 21-8.

Pertandingan tersebut berlangsung dalam tiga set, di mana skor set pertama adalah 24-22, set kedua 13-21, dan set terakhir 21-8.

Di samping itu, kiprah Yuki Fukushima di dunia olahraga bulu tangkis sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Wanita 28 tahun itu sudah berpartisipasi dalam banyak kejuaraan bulu tangkis internasional sejak 2012.

Yuki Fukushima lahir di Prefektur Kumamoto, Jepang, pada 6 Mei 1993. Dia merupakan seorang pemain bulu tangkis asal Jepang. Seperti rekan satu timnya, Yuki juga menggunakan tangan kanan dalam bermain bulu tangkis.

Mengutip situs Badminton World Federation, Yuki Fukushima memulai olahraga bulu tangkis ketika masih kecil, tepatnya saat berusia sembilan tahun. Kala itu, ia mulai belajar bulu tangkis di Yatsushiro, Jepang.

Yuki Fukushima pertama kali maju ke turnamen internasional pada 2012. Kala itu, ia berhasil lolos sebagai Runner-up usai bertanding bersama Yui Miyauchi dan melawan Asumi Kugo/Megumi Yokoyama dalam Singapore International.

Dua tahun kemudian, Yuki Fukushima sukses menjadi pemenang dalam turnamen Sydney International pertandingan tunggal dan ganda.

Dalam pertandingan tunggal, ia berhasil mengalahkan Kana Ito. Sedangkan dalam pertandingan ganda, ia membantai Sylviana Kurniawan/Susan Wang bersama rekannya, Sayaka Hirota.

Pada 2015, Yuki Fukushimo dan Sayaka Hirota mendapatkan Fighting Spirit Award 2015 di Kejuaraan Asosiasi Bisnis Seluruh Jepang. Mereka juga meraih pengharagaan Most Improved Player of the Year Award atau Pemain Terbaik Tahun Ini dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Turnamen lain yang berhasil dimenangkan Yuki dan Sayaka, yakni Malaysia Open 2017, Geman Open 2017, Chinese Taipei Masters 2016, New Zealand Open 2016, hingga Schotish Open 2015.

Kepiawaian Yuki Fukushima dan Sayaka dalam bermain bulu tangkis membuat keduanya disebut-sebut sebagai pemain ganda putri terbaik dunia. Keduanya juga dijuluki dengan sebutan Maestro Defense.

Tahun ini, Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota maju sebagai perwakilan Jepang dalam Olimpiade Tokyo 2020. Pasangan tersebut berhasil dikalahkan oleh Gryesia Polli/Apriani Rahayu dalam pertandingan ganda putri.

Kemenangan tim Indonesia atas Jepang menghentikan rekor buruk delapan kekalahan beruntut pasangan Indonesia tersebut atas Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota. []


Baca juga

Berita terkait
Olimpiade Tanpa Penonton Asing Kalangan Bisnis di Tokyo Terpukul
Banyak bisnis kecil di Tokyo terpukul parah tidak hanya oleh pandemi, juga karena keputusan yang melarang orang asing menyaksikan Olimpiade
Naomi Osaka Tumbang di Tunggal Putri Tenis Olimpiade Tokyo
Naomi Osaka, peringkat ke-2 dunia WTA, kalah dari petenis Ceko, peringkat ke-42 WTA, Marketa Vondrousova di tenis tunggal putri olimpiade
Mohammad Ahsan Tuai Pujian di Olimpiade Tokyo
Ahsan meminta wasit untuk membenarkan papan skor setelah ganda Indonesia mendapatkan poin dan skor menjadi 9-5.
0
Profil Pebulu Tangkis yang Jadi Sorotan: Yuki Fukushima
Yuki Fukushima ramai dibahas usai kalah oleh pasangan atlet bulu tangkis Indonesia, yakni Greysia Polii/Apriani Rahayu dalam Olimpiade Tokyo 2020.