Presiden Jokowi: Bukan Zamannya Lagi ASN Dilayani

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini bukan zamannya lagi ASN dilayani, bergaya sebagai pejabat zaman kolonial.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Tagar/Sekretariat Kabinet)

Jakarta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berubah dan menerapkan etika yang baik dalam bekerja, bukan zamannya lagi ASN dilayani, bergaya sebagai pejabat zaman kolonial.

Jokowi berpesan ASN harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan, cara bekerja ASN saat ini jangan bergaya seperti ASN zaman kolonial.

"ASN bukan pejabat yang justru minta dilayani, yang bergaya sebagai pejabat zaman kolonial dulu. Itu tidak boleh lagi. Bukan zamannya lagi. Setiap ASN harus mempunyai jiwa untuk melayani dan harus membantu masyarakat," kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, setiap ASN kini difasilitasi dengan kewenangan dan sumber daya yang diberikan oleh negara. Oleh karena itu, otoritas dan sumber daya itu harus digunakan secara akuntabel, serta dengan loyalitas tinggi pada pemerintah, bangsa dan negara.


ASN bukan pejabat yang justru minta dilayani yang bergaya sebagai pejabat zaman kolonial dulu itu tidak boleh lagi bukan zamannya lagi.


"Serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis. Dan di tengah dunia yang penuh disrupsi, peningkatan kapasitas dan kompetensi serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan menjadi mutlak bagi ASN," ucapnya. 

Di sisi lain, ia menyadari banyak permasalahan negara yang tak bisa dipecahkan oleh dinas-dinas hingga kementerian atau lembaga tertentu. Maka dari itu, Jokowi menekankan, perlu ada kolaborasi antarlembaga dan kementerian sehingga bisa menciptakan solusi yang terbaik.

Saat ini, kata Jokowi, terjadinya disrupsi yang disebabkan pandemi Covid-19 dan revolusi industri dalam sambutannya di acara Konvensi Kampus XVII dan Temu Tahunan XXIII Forum Rektor.

"Pandemi Covid-19 merupakan rangkaian serial distrupsi, menambah disrupsi yang sebelumnya dipicu revolusi industri 4.0. Perubahan lanskap sosial budaya, perubahan lanskap ekonomi, perubahan lanskap politik mengalami perubahan besar akibat revolusi industri 4.0," kata Jokowi.

Dalam era revolusi industri 4.0 seperti saat ini, Jokowi menyebut teknologi menjadi elemen penting. Ia kemudian mencontohkan perdagangan yang telah bergeser menjadi e-commerce kemudian dunia perbankan yang kini dilengkapi dengan berbagai macam e-payment.

Selain itu, ia juga meminta perguruan tinggi dapat beradaptasi dengan semua perubahan tersebut. Menurut dia, mahasiswa dan dosen harus dapat memanfaatkan perubahan tersebut dalam proses belajar mengajar.

"Pandemi Covid-19 juga merupakan sebuah ujian terhadap ketangguhan kita, merupakan pressure test sejauh mana kita mampu menghadapi tekanan yang sangat berat ini, menguji ketangguhan kita di segala bidang, juga menguji ketangguhan dunia pendidikan kita," kata Jokowi. []

Berita terkait
Jokowi Minta Diberikan yang Relevan Dengan Zaman Bagi Mahasiswa
Presiden Jokowi mengatakan agar menyiapkan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan zaman bagi mahasiswa
Jokowi End Game Ramai di Medsos, Senyap di Dunia Nyata
Beberapa hari terakhir ini seruan aksi massa ‘Jokowi End Game’ ramai di media sosial (medsos) namun di dunia nyata seruan tersebut tampak senyap.
Presiden Jokowi Luncurkan Nilai Dasar ASN BerAKHLAK
Jokowi meluncurkan Core Values “BerAKHLAK” dan Employer Branding Aparatur Sipil Negara (ASN) “Bangga Melayani Bangsa”
0
Presiden Jokowi: Bukan Zamannya Lagi ASN Dilayani
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini bukan zamannya lagi ASN dilayani, bergaya sebagai pejabat zaman kolonial.