Popularitas Ganjar Terus Naik Munculkan Perhatian Publik

Sahabat Ganjar yang tersebar di 34 provinsi mendeklarasikan dukungannya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk RI-1 2024.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Tagar/Instagram/@ganjarpranowo)

Jakarta - Sahabat Ganjar yang tersebar di 34 provinsi mendeklarasikan dukungannya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk RI-1 2024. Dukungan ini berlaku sampai 2029. Acara dukungan ini disampaikan dalam pertemuan bersama Sahabat Ganjar dari 34 provinsi pada Minggu, 22 Agustus 2021.

Kalangan dari para akademisi, ekspatriat, dan mantan anggota DPRD serta partisipan lapisan masyarakat. deklarasi terdiri dalam beberapa poin. Satu di antara titik adalah mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pilpres 2024 sampai 2029.

Menanggapi hal tersebut Pakar Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati mengatakan bahwa Ganjar Pranowo sebagai politik populer kali ini memang banyak faktor. 


Ganjar juga perlu ikhtiarnya karena yang kita lihat selama inikan Ganjar masih berusaha menaikkan popularitas dengan media sosial yang ia kelola sendiri nah itu perlu adanya platfrom lain yang tujuanya endorsement kiprah Ganjar.


Wasisto Raharjo JatiWasisto Raharjo Jati saat diwawancarai Cory Olivia di Kanal YouTube, Tagar TV. (Foto: Tagar/Azzahrah)

Menurutnya kualitas figur Ganjar selama ini memang sistematis, yang kita tahu Gubernur Ganjar selalu turun ke lapangan dan juga soal sosial media yang Ganjar kelola mampu menarik simpati publik diluar Jawa Tengah, sehingga mucul relawan yang tertarik dengan karismatik Ganjar.

“Setting politik, yang kita tahu bahwa Ganjar ini tersingkirkan dalam kancah anggota partai PDIP yang artinya narasi ini persisi ketika Jokowi mau naik, dimana bebarapa elite politik PDIP menentang. Saya pikir narasi terdzholimi dan karismatik ini membawa banyak relawan yang mendukung Ganjar sebagai kandidat RI 1,” ujar Wasisto dalam wawancara di Kanal YouTube, Tagar TV, Senin, 23 Agustus 2021.

Wasisito juga mengatakan jika dibandingkan dengan Jokowi yang saat itu sosok Jokowi merupakan media darling, yang mana gaya kepemimpinan Jokowi dikemas oleh media sehingga mampu mendapat perhatian orang dalam maupun luar negri karena kepemimpinan yang informal dan berpenampilan.

“Saya pikir untuk menjadi media darling seperti Jokowi, Ganjar juga perlu ikhtiarnya karena yang kita lihat selama inikan Ganjar masih berusaha menaikkan popularitas dengan media sosial yang ia kelola sendiri, nah itu perlu adanya platfrom lain yang tujuanya endorsement kiprah Ganjar. Karena kalau tidak demikian mungkin popularitas Ganjar hanya sekedar wacana,” ujar Wasisto.

Menurut Wasisto, adanya pandemi ini memang memberikan hambatan teknis, tetapi tanpa ada maupun tidak ada pandemi sebenarnya tidak berpengaruh sama sekali hanya memang harus diakui saat ini Ganjar disibukkan oleh administratif yang itu tidak seluwes dengan Jokowi saat itu yang mampu kemana-mana. 

(Azzahrah Dzakyah Nur Azizah)

Berita terkait
Ganjar Pranowo Hadiahkan Motor untuk Pasien Covid-19 Ini
Ganjar yang datang menjadi inspektur upacara di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Donohudan, memberikan hadiah khusus
Baliho Puan Maharani hingga Kritikan Kinerja Ganjar Pranowo
Pengamat Politik Gerry Hukubun, yakin bahwa merebaknya baliho Puan Maharani merupakan langkah untuk membendung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Tak Sadar Ada Ganjar Pranowo, Mendagri: Saya Kira Abang None
Keberadaan Ganjar tak disadari oleh Tito yang hanya menyalami Bupati Kendal. Ia minta maaf dan bilang Ganjar mirip Abang None kalau di Jakarta.
0
PPKM Level 3, DPR Tetap Perketat Kegiatan
Terkait adakah perubahan dalam peraturan mengingat sekarang PPKM level 3, Indra mengungkapkan hal tersebut masih dalam evaluasi.