UNTUK INDONESIA
Polisi Tangkap Pencuri Bersenjata Tajam di Sleman
Pencuri bersenjata tajam yang kerap beroperasi di Sleman akhirnya tertangkap. Pencuri sempat melarikan diri ke Wonosobo, Jawa Tengah.
Polsek Bulaksumur menunjukkan barang bukti pedang dan hasil curian dalam jumpa pers, Senin, 27 Juli 2020. (Foto: Tagar/Evi Nur Afiah)

Sleman - Polsek Bulaksumur Sleman menangkap pencuri berinisial ES, 22 tahun, warga Jogoyudan, Kota Yogyakarta. Dalam menjalankan aksinya, ES selalu membawa senjata tajam. Beberapa kali terpergok warga, namun selalu lolos. Kini sepak terjangnya terhenti oleh polisi.

Sebelum ditangkap ES mencuri kipas kecil di sebuah rumah yang ada di Karangmalang, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Selain ES, polisi juga menangkap FW, 19 tahun warga Mlati, Sleman yang ikut melancarkan aksi kejahatan bersama ES.

Kapolsek Bulaksumur Komisaris Polisi Sugiyarto mengatakan, kejadiannya pada 16 Juli 2020. "Kedua tersangka terpergok warga setempat saat keluar dari rumah yang telah meraka curi barangnya. Mereka berhasil kabur," katanya saat jumpa pers di Mapolsek Bulaksumur, Senin, 27 Juli 2020

Menurut dia, aksi pencurian kedua tersangka kerap dilakukan pada malam hari. Dengan sasaran kos-kosan yang ditinggal pemiliknya pulang atau rumah yang tidak terkunci pintunya.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengakuan kedua tersangka, selain di Bulaksumur, ES dan FW susah melakulan aksi pencurian di sejumlah wilayah. Di antaranya mencuri di Kecamatan Gamping, dan Kecamatan Depok Barat, Sleman.

Kepala Unit Reserse Kriminal Bulaksumur Inspektur Satu (Iptu) Fendi Timur mengungkapkan, penangkapan ES dan FW bermula saat sorang warga mempergoki kedua tersangka keluar dari rumah milik orang lain pada Jumat, 16 Juli 2020 sekitar pukul 02.00 dini hari.

"Saat terpergok, kemudian warga tersebut tanya mas ngapain di sini. Namun kedua tersangka takut dan lari meninggalkan warga lalu melempar senjata tajam jenis pedang," ujar Iptu Fendi.

Melarikan Diri ke Dieng Wonosobo

Kemudian warga mengamankan pedang tersebut sebagai barang bukti lalu melapor ke Polsek Bulaksumur. Petugas yang memperoleh adanya laporan langsung melakukan penyelidikan mendalam dengan cara mencari keterangan beberapa saksi di lokasi. Hasilnya, petugas mencurigai kedua tersangka.

Pencurian di SlemanDua pencuri saat digelandang ke Mapolsek Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta. (Foto: Tagar/Evi Nur Afiah)

Pasalnya usai mencuri di lokasi pertama, ternyata aksi kedua tersangka tak terhenti sampai di sana. Keduanya kembali mencuri di wilayah yang sama daerah Bulaksumur.

"Jadi ada dua TKP yang telah meraka curi. Pertama mengambil satu kipas angin kecil di dalam rumah di Karangmalang kedua mengambil HP beserta dompet di wilayah yang sama," katanya.

Pedang untuk berjaga-jaga saja dari serangan lawan.

Setelah mengantongi identitas ES dan FW, petugas mendatangi rumah kedua tersangka. Sayangnya, ES dan FW lari ke daerah Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Seusai kembali dari pelariannya, petugas langsung menggerebek ES di sebuah kos yang ada di Jogoyudan, Kota Yogyakarta. Satu hari setelahnya, petugas juga berhasil mengamankan FW di rumahnya Mlati, Sleman. "Petugas lalu menginterogasi kedua tersangka dan mereka mengakui perbuatannya," ucap Fendi.

Sementara itu, senjata tajam jenis pedang yang ditemukan warga adalah milik ES. Menurut pengakuan ES, pedang tersebut untuk berjaga-jaga dari serangan lawan jiwa sewaktu-waktu tertangkap warga. "Pedang untuk berjaga-jaga saja dari serangan lawan," ucap ES.

Selain kipas angin kecil dan sajam, dari tangan kedua tersangka, polisi juga menyita satu TV beserta speaker aktif yang merupakan hasil curiaan di tempat lain. Atas perbuatan mereka dikenakan pasal 363 KUHP dan Undang-undang darurat atas kepemilikan sajam dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. []

Berita terkait
Pencurian Laptop di SMA Sanjaya Kulon Progo
Dua unit laptop di SMA Sanjaya Kulon Progo hilang dicuri. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Modus Residivis Pencuri Spesialis RS di Yogyakarta
Pelaku pencurian beraksi tengah malam saat korbannya yakni penjaga pasien di RS di Yogyakarta lengah dan saat tertidur.
Pencuri di Grobogan Tinggalkan Motor untuk Korban
Berhasil menggondol motor milik warga Grobogan, pencuri asal Pati meninggalkan motor miliknya di rumah korban. Ia diringkus tanpa perlawanan.
0
Penjelasan Bawaslu Bantul Terkait Tugas Kopja di Pilkada
Bawaslu Kabupaten Bantul menyelenggarakan Penandatanganan Pakta Integeritas Komitmen Mematuhi Pelaksanaan Tahapan Pemilu Serentak 2020.