Untuk Indonesia
Polda Sumut Operasi Bibir Sumbing Gratis
Polda Sumut menggelar bakti kesehatan operasi kelainan kongenital dan bibir sumbing di Rumah Sakit Bhayangkara TK II
Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto SH MH didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK (Foto: Tagar/Reza Pahlevi)

Medan - Polda Sumut menggelar bakti kesehatan operasi kelainan kongenital dan bibir sumbing di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan pada 17-19 Juni 2019.

Operasi ini kerja sama dengan Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasila Indonesia (PABMI) serta Badan Amal Internasional untuk anak-anak atau Smile Train.

Dokter Tien selaku Penata Tingkat I Bidang Dokter dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumut menyebut, bakti kesehatan digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2019.

"Operasi kelainan kongenital celah bibir dan langit-langit ini digelar Polda Sumut serta Polres se-jajaran," ungkapnya.

Kepada masyarakat yang ingin mendaftar bisa dilakukan sebelum tanggal dimulainya operasi. Operasi digelar dari mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.

"Di tanggal 16 Juni 2019 masyarakat sudah bisa melakukan pendaftaran sekaligus dilakukan pemeriksaan, apakah layak atau tidak dioperasi pada pasien yang datang," sambungnya.

Ada beberapa persyaratan bagi calon pasien yang akan dilakukan operasi, secara kesehatan harus utama, lalu memiliki berat badan lebih dari 5 Kg, usia tiga bulan sampai dewasa.

"Itu untuk fisik, sedangkan administrasi untuk anak-anak karena belum memiliki KTP, maka harus ada Kartu Keluarga (KK) orang tua, KTP orang tua dan memiliki BPJS Kesehatan. Namun jika BPJS Kesehatan belum punya, panitia akan tetap membantu," ungkapnya.

Dia mengajak masyarakat segera mendaftarkan anak-anak untuk mengikuti bakti kesehatan.

"Kepada masyarakat yang membutuhkan operasi bibir sumbing, agar segera mendaftar dan datang ke RS Bhayangkara untuk segera dilakukan operasi secara gratis dalam rangka senyum bersama Polri," terangnya.

Untuk mensosialisasikan kegiatan, Polda Sumut membuat spanduk dan papan informasi di beberapa titik keramaian yang bertujuan agar masyarakat mengetahui dan mendaftar.[]

Baca juga:

Berita terkait
0
Perseteruan Nikita Mirzani dan Farhat Abbas Makin Panas
Perseteruan Farhat Abbas dan Nikita Nirzani terjadi di media sosial. Saling sindir terjadi, masing-masing memiliki argumen sendiri.