PM Johnson Serahkan Tanggapan ke Polisi Terkait “Partygate”

PM Inggris, Boris Johnson, telah menyerahkan tanggapannya atas kuisioner yang diberikan polisi terkait pesta-pesta di Downing Street
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, di Warsawa, Polandia, 10 Februari 2022 (Foto: voaindonesia.com - Slawomir Kaminski/Agencja Wyborcza.pl via REUTERS)

London – Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, telah menyerahkan tanggapannya atas kuisioner yang diberikan polisi terkait pesta-pesta di Downing Street yang diduga melanggar aturan pembatasan terkait Covid-19, seperti dikatakan oleh pejabat kantor Johnson pada hari Jumat, 18 Februari 2022.

Polisi sedang menyelidiki beberapa klaim yang mengatakan bahwa Johnson menghadiri pertemuan yang diduga melanggar aturan ketat Inggris pada awal pandemi, terkait menjaga jarak sosial serta langkah pencegahan perebakan Covid-19.

Kemarahan publik atas apa yang disebut sebagai skandal “partygate” itu telah membuat Johnson memperjuangkan kelangsungan kehidupan politiknya. Beberapa anggota parlemen dari partainya sendiri, Partai Konservatif, telah secara terbuka menyerukan pengunduran dirinya, meski ia menyangkal telah berbuat salah.

Polisi mengonfirmasi pada pekan lalu bahwa pihaknya akan mengirimkan “daftar pertanyaan resmi kepada lebih dari 50 orang” untuk menanyakan aktivitas mereka pada tanggal-tanggal berlangsungnya 12 pertemuan di Downing Street sepanjang tahun 2020 dan 2021.

pm johnson di parlemenPenjelasan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, kepada para anggota parlemen Inggris (Foto: Dok/voaindonesia.com/Reuters)

Dokumen pertanyaan itu “berkekuatan hukum dan harus dijawab dengan jujr” dalam tujuh hari, menurut polisi.

Johnson terancam dikenai denda, kecuali dapat menjelaskan mengapa ia berada di acara-acara tersebut selama diterapkannya pembatasan pandemi.

Sebelumnya, Johnson telah meminta maaf di parlemen atas serangkaian pertemuan yang diungkap melalui sebuah penyelidikan resmi oleh pejabat sipil senior Sue Gray, meski berjanji untuk mempertahankan jabatannya.

Gray mengakui bahwa laporan setebal 12 halaman yang disusunnya cukup terbatas cakupannya, setelah Kepolisian Metropolitan London meluncurkan penyelidikan sendiri terhadap 12 pesta yang digelar di Downing Street selama dua tahun terakhir (rd/pp)/AFP/voaindonesia.com. []

PM Inggris Boris Johnson Dikabarkan Pesta Saat Lockdown Tahun 2020

PM Inggris Boris Johnson Kembali Ditanya Parlemen Soal Foto Pesta

PM Boris Johnson Berjuang Selamatkan Posisinya

PM Inggris Boris Johnson Terancam Dilengserkan Partai Sendiri

Berita terkait
PM Inggris Boris Johnson Kembali Ditanya Parlemen Soal Foto Pesta
PM Boris Johnson kembali ditanya oleh anggota-anggota parlemen tentang foto yang diterbitkan oleh Surat Kabar Daily Mirror