Perusahaan di Kalbar Diduga Timbun Ratusan Tabung Oksigen

Polda Kalimantan Barat juga siap memeriksa pemilik gudang dan toko atas keterlibatan dugaan penimbunan sebanyak 553 tabung oksigen tersebut.
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Donny Charles Go.

Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat, Komisaris Besar Polisi Donny Charles Go mengatakan, pihakanya tengah menyelidiki kasus dugaan penimbunan ratusan tabung oksigen di Kabupaten Sanggau.

Polda Kalimantan Barat juga siap memeriksa pemilik gudang dan toko atas keterlibatan dugaan penimbunan sebanyak 553 tabung oksigen tersebut.

"Tim terus memeriksa keterlibatan pemilik gudang dan toko atas kepemilikan atau penimbunan sebanyak 553 tabung oksigen," kata Donny, Kamis, 22 Juli 2021.

Untuk diketahui, Satgas Pengawas Oksigen Polda Kalimantan Barat, Selasa (20/7/2021) siang, menyita sebanyak 553 tabung oksigen di dua lokasi berbeda di Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

"Tim Satgas Pengawas Oksigen menemukan sebanyak 497 tabung oksigen di suatu gudang, dan 56 tabung di toko bangunan," ujarnya.

"Kemudian setelah diperiksa sebanyak 273 tabung berisi oksigen, dan sisanya 280 tabung kondisi kosong," katanya.

Donny melanjutkan, guna menunjang kebutuhan rumah sakit maka sebanyak 273 tabung oksigen sudah disalurkan ke rumah sakit yang berada di wilayah Kabupaten Sanggau.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan bila melihat atau mendengar ada aktivitas mencurigakan. Termasuk kasus penyimpanan atau penimbunan oksigen.

Tim terus memeriksa keterlibatan pemilik gudang dan toko atas kepemilikan atau penimbunan sebanyak 553 tabung oksigen.

"Karena saat ini masyarakat sedang membutuhkan oksigen. Sehingga siapa saja yang melakukan penimbunan untuk mencari keuntungan pribadi, maka akan disanksi hukum, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menekankan bahwa untuk mengatasi keterbatasan dan ketersediaan oksigen di daerah, khususnya untuk kebutuhan rumah sakit, pihaknya sedang mengupayakan mendapatkan pasokan dari Batam di Kepulauan Riau, dan Sarawak di Malaysia.

"Oksigen memang terbatas, dari lima pemasok hanya dua yang bisa didatangkan dari Jakarta. Kami sudah upayakan dari Batam dan sedang lobi dengan Sarawak," katanya. []

Baca Juga: Zaskia Sungkar Geram Kepada Penimbun Tabung Oksigen

Berita terkait
PT KAI Gratiskan Biaya Angkutan dan Tabung Oksigen Covid-19
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung penuh distribusi oksigen bagi rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19.
Kemenparekraf Bantu Distribusi Tabung Oksigen
Menparekraf Sandiaga Uno bersama masyarakat membantu mendistribusikan tabung oksigen untuk pasien Covid-19 yang tengah berjuang untuk sehat.
Bantuan Ventilator dan Tabung Oksigen dari Singapura Untuk Indonesia
Indonesia menerima bantuan dan dukungan dari Pemerintah Singapura untuk mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19
0
Perusahaan di Kalbar Diduga Timbun Ratusan Tabung Oksigen
Polda Kalimantan Barat juga siap memeriksa pemilik gudang dan toko atas keterlibatan dugaan penimbunan sebanyak 553 tabung oksigen tersebut.