UNTUK INDONESIA
Pasien Suspect Corona di Padang Demam Biasa
Pasien yang sempat diisolasi di RSUP M Djamil Padang, Sumatera Barat, dinyatakan negatif terpapar virus corona.
Penjabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil Padang, Gustavianof. (Foto: Tagar/Muhammad Aidil)

Padang - Seorang pasien yang sempat diisolasi selama delapan hari di RSUP M Djamil Padang, Sumatera Barat, dinyatakan negatif terpapar virus corona. Hasil pemeriksaan Litbangkes Kemenkes RI menyatakan perempuan itu hanya mengalami demam biasa.

Memang dari awal tim dokter sudah menduga bukan arahnya ke corona, hanya demam biasa.

Dia juga sudah diperbolehkan pulang pada Kamis, 5 Maret 2020. Hal ini dibenarkan Penjabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil Gustafianof.

"Hasil (laboratorium) Kementerian Kesehatan diketahui negatif (corona). Menurut tim dokter kami, pasien sudah boleh dipulangkan," katanya, Kamis, 5 Maret 2020.

Gustafianof mengatakan pihak rumah sakit tidak akan melakukan pemantauan terhadap pasien. Sebab, kondisinya sudah kembali normal, bahkan gejala batuk, sesak nafas dan nyeri di dadanya juga telah hilang.

"Nafsu makan pasien sudah normal. Memang dari awal tim dokter sudah menduga bukan arahnya ke corona, hanya demam biasa," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Sumbar dilaporkan suspect corona dan telah mendapatkan perawatan medis di RSUP M Djamil Padang. Pasien berjenis kelamin perempuan itu telah dirawat di ruang isolasi sejak enam hari terakhir.

Hal itu dibenarkan Penjabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil Padang Gustavianof. Menurutnya, pasien itu merupakan rujukan dari salah satu rumah sakit di Sumbar.

"Saya tidak bisa beberkan dari mana daerahnya, yang jelas dari salah satu daerah di Sumbar," katanya kepada Tagar, Senin, 2 Maret 2020.

Pasien itu menurutnya mengalami flu dan batuk. Namun, kondisinya hari ini sudah jauh membaik. Batuknya sudah hilang, suhu badannya juga mulai bagus.

"Pasien ini baru pulang perjalanan dinas luar negeri, dari Thailand. Kondisinya sekarang sudah membaik," katanya. []


Berita terkait
Virus Corona Bikin Harga Masker di Padang Melejit
Wabah virus corona juga memicu kenaikan harga masker di Kota Padang, Sumatera Barat.
Corona Bikin Gubernur Sumbar Ragu ke Luar Negeri
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat belum mengeluarkan surat edaran pelarangan perjalanan ke luar negeri bagi pegawai maupun masyarakat umum.
Ombudsman Sumbar Sidak Bandara dan Apotek
Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat melakukan inspeksi mendadak ke Bandara Internasional Minangkabau.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.