UNTUK INDONESIA
Papua Bentuk Satgas Pencegahan Virus Corona
Satgas pencegahan virus corona segera dibentuk di Provinsi Papua. Tujuan dibentuknya satgas adalah untuk mencegah masuknya corona ke Papua
Rapat Pencegahan Virus Corona di Kantor Gubernur Papua, Kamis 5 Maret 2020. (Tagar/Paul Manahara Tambunan)

Jayapura - Satgas pencegahan virus corona atau Covid-19 segera dibentuk di Provinsi Papua. Ini setelah pemerintah setempat menggelar rapat koordinasi antar pimpinan lembaga dan Forkopimda serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), di Jayapura, Kamis 5 Maret 2020.

Dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan tujuan dibentuknya Satgas tersebut tak lain untuk mencegah masuknya virus corona ke Bumi Cenderawasih.

Tugas utamanya adalah untuk mencegah masuknya virus corona di setiap titik kabupaten dan kota di tanah Papua.

Mengingat, daerah ini berbatasan langsung dengan negara Papua New Guinea (PNG). Selain itu, bandar udara di Timika dan Jayapura menjadi pintu masuk utama bagi orang yang masuk dan ke luar Papua.

“Tugas utamanya adalah untuk mencegah masuknya virus corona di setiap titik kabupaten dan kota di tanah Papua, baik bandara dan pelabuhan laut. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kita di Papua harus bersama-sama mencegah Covid-19,” kata Klemen kepada sejumlah wartawan di Kantor Gubernur Papua, Kamis 5 Maret 2020 sore.

Senin 9 Maret 2020 mendatang, pihaknya akan mengeluarkan instruksi berisi larangan bagi warga negara asing yang hendak datang ke Papua melalui bandar udara dan pelabuhan laut. Begitu juga sebaliknya. “Hari senin sudah kita keluarkan instruksi,” jelasnya.

Pemerintah pun menginstruksikan kepada pihak pengelola hotel dan pusat perbelanjaan yang ada di Papua agar segera memasang Thermal Infrared atau alat pendeteksi suhu tubuh tanpa sentuhan.

“Langkah konkritnya, kita instruksikan taruh peralatan di tempat-tempat yang strategis. Kami minta hotel-hotel dan mal semua pasang alat itu. Jika tidak, maka akan kami tutup sementara,” tegasnya.

Bahkan, pemerintah dan semua pihak terkait sepakat membatasi masuknya warga lain yang hendak masuk ke Papua. “Tapi untuk orang asing sementara ini tak diperkenankan. Orang asing yang keluar jangan kembali, yang mau datang sabar dulu,” ujarnya.

Pelarangan orang asing masuk ke Papua akan berlaku mulai Senin mendatang.

Klemen menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar tak perlu panik hingga membeli masker secara berlebihan. Masyarakat diminta untuk mengurangi kegiatan tak begitu penting yang bersifat massal. Terlebih, tak mudah percaya atas informasi yang belum tentu benar terkait suspect Covid-19.

”Bagi warga lain yang hanya ingin mencari kerja ke sini untuk sementara ditutup. Ini demi kebaikan bagi semua orang. Pelarangan orang asing masuk ke Papua akan berlaku mulai Senin mendatang,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua I MRP, Jimmy Mabel menyatakan dukungannya kepada pemerintah yang memberlakukan larangan sementara bagi orang asing yang masuk ke Papua. Ini demi menjaga keberlangsungan hidup orang Papua serta warga yang berdiam di Bumi Cenderawasih.

Sebagai representasi kultrural, MRP akan mengeluarkan maklumat atas upaya pencegahan virus corona yang dilakukan pemerintah Papua.

“MRP akan mengeluarkan maklumat terkait ini. Intinya, untuk mengantisipasi masuknya corona ke Papua. Tidak bisa lagi angka kematian meningkat karena virus itu. Semua masyarakat Papua bersama pemerintah bersatu dalam mengantisipasi ancaman ini,” ujarnya. []

Berita terkait
Tim Medis Papua Kekurangan Alat Pelindung Diri
Dinas Kesehatan Provinsi paling timur Indonesia, Papua, kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis.
Lima Polisi Ditahan, Tewasnya Supir Truk di Papua
Dianggap lalai dalam mengawal kasus kecelakaan yang menewaskan Yus Yunus, 26 tahun, perantau asal Sulawesi Barat, lima polisi ditahan Polres Nabire
Masker Menjadi Barang Mahal dan Langka di Papua
Masker menjadi barang mahal serta langka di Papua, khususnya Kota Jayapura. Ini menyusul menyebarnya virus corona.
0
Papua Bentuk Satgas Pencegahan Virus Corona
Satgas pencegahan virus corona segera dibentuk di Provinsi Papua. Tujuan dibentuknya satgas adalah untuk mencegah masuknya corona ke Papua