UNTUK INDONESIA
Pakaian ala Jokowi di Debat Perdana, Gibran Punya Alasan Khusus
Gibran-Teguh memilih memakai kemeja putih dengan lengan dilipat yang dipadukan dengan celana panjang hitam.
Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) dengan pakaian putih-hitam seperti yang juga sering digunakan Presiden RI Joko Widodo saat menjalani debat perdana Pilkada Solo 2020, Jumat 6 November 2020 malam. (Foto: Tagar/Sri Nugroho)

Solo - KPU Solo menggelar debat perdana Pilkada Solo di The Sunan Hotel Solo, Jumat, 6 November 2020 malam.

Dua paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo hadir dengan pilihan pakaian yang berbeda.

Gibran-Teguh memilih memakai kemeja putih dengan lengan dilipat yang dipadukan dengan celana panjang hitam.

Sedangkan pasangan BaJo (Bagyo-Supardjo) lebih memilih pakaian serba hitam yang memang jadi identitas selama ini.

Anak sulung Presiden RI Joko Widodo itu ternyata punya alasan tersendiri mengenai pilihan memakai pakaian putih ini.

"Pakai putih karena sesuai dengan apa yang ada di kertas suara saja," kata Gibran singkat.

Apa yang dikenakan oleh Gibran-Teguh ini tentu saja mengingatkan publik pada apa yang juga identik dengan pakaian Presiden Jokowi selama ini.

Ditambah lagi Gibran tampak juga mengenakan sepatu sneaker dominan hitam.

Pada debat perdana ini Gibran mendapatkan pertanyaan pertamanya soal peredaran narkotika di Kota Solo.

Disebutkan dalam pertanyaan itu, Solo merupakan kota dengan penyalahgunaan narkoba tertinggi di Jawa Tengah.

Tema ini diputuskan lewat berbagai pertimbangan dan berdiskusi dengan tim penyusun materi debat

Pasangan ini dihadapkan dengan pertanyaan kebijakan apa yang diambil untuk mereduksi penyalahgunaan narkoba.

"Harus jadi role model. Kami akan mulai dari lingkungan Pemkot. Kami akan melakukan tes urine secara rutin. Tak boleh ada ASN yang memakai narkoba," tegas Gibran.

Selain itu, dia menyebutkan bakal melakukan kerja sama dengan dinas terkait dan secara konsisten memberi edukasi tentang bahaya narkoba.

"Kami juga akan bekerja sama dengan BNN. Perdagangan gelap narkoba di Solo harus disikat," ucap Gibran dengan nada semangat.

Tema debat perdana ini adalah Membangun Surakarta sebagai Kota Budaya dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan yang Adil dan Merata di Era Digital.

"Tema ini diputuskan lewat berbagai pertimbangan dan berdiskusi dengan tim penyusun materi debat atau panelis. Ini juga sesuai dengan kondisi Solo sebagai kota budaya di era digital," kata Ketua KPU Solo Nurul Sutarti.

Untuk debat edisi pembuka kali ini, ada lima anggota tim penyusun materi atau panelis yang dihadirkan.

Mereka adalah Prof Dr Ismi Dwi Astuti MSi (Dekan FISIP UNS), Sri Hastjarjo PhD (Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS/pengamat komunikasi politik), Ahmad Rifai (aktivis Kota Solo), Pamikatsih (aktivis disabilitas), dan Gunawan Setiawan (pengusaha batik).[]

Berita terkait
Pesan Ganjar ke Gibran Jelang Debat Pilkada Solo Santai Saja
Jelang debat kandidat, calon Wali Kota Solo, Gibran bertemu dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dengan menyantap soto.
KPU Larang Yel-yel Dukungan di Debat Perdana Pilkada Solo
Debat perdana Pilkada 2020 Kota Solo digelar Jumat malam, 6 November 2020. KPU memastikan tidak akan ada yel-yel selama debat.
Ojek Pangkalan Solo Siap Menangkan Gibran - Teguh di Pilkada
Relawan Solo Hebat merangkul komunitas ojek pangkalan untuk memenangkan Gibran - Teguh di Pilkada 2020.
0
Pakaian ala Jokowi di Debat Perdana, Gibran Punya Alasan Khusus
Gibran-Teguh memilih memakai kemeja putih dengan lengan dilipat yang dipadukan dengan celana panjang hitam.