UNTUK INDONESIA
Pabrik Tesla Jerman Siap Produksi 500 Ribu Mobil
Pabrikan Tesla di Berlin, Jerman siap memproduksi 500 ribu mobil Tesla dalam setahun. Produksi itu melibatkan Tesla Model 3 dan Tesla Model Y,
Dealer Tesla di Berlin, Jerman. (Foto: Reuters)

Jakarta - Pabrikan Tesla di Berlin, Jerman siap memproduksi 500 ribu mobil Tesla dalam setahun. Produksi tersebut akan melibatkan Tesla Model 3 dan Tesla Model Y yang akan diproduksi di Gruenheide, yang berjarak 37 kilometer dari Berlin, seperti dikatakan Kepala Eksekutif Tesla, Elon Musk mengutip Reuters, Senin, 6 Januari 2020

Tesla sendiri telah mengucurkan dana sebesar 4,41 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk pabrik Gruenheide. Pabrik ini akan menghasilkan "mobil masa depan", tapi tidak disebutkan model mobil itu secara rinci.

Gruenheide menjadi "gigafactory" Tesla keempat yang didalamnya memproduksi kendaraan berbasis listrik juga memproduksi baterainya. Untuk saat ini, pabrik Gruenheide masih dalam tahap peninjauan dampak lingkungan oleh pemerintah setempat, untuk pengoperasian sendiri diperkirakan pada Juli 2021.

Tesla Model 3Tesla Model 3 baru ditampilkan di pusat pengiriman pada hari terakhir kuartal ketiga perusahaan di San Diego. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, pabrikan kendaraan listrik asal Amerika ini mulai mendistribusikan produk sedan Tesla Model 3 buatan pabrik Shanghai, China pada Senin, 30 Desember 2019. Dalam proses produksinya, Tesla berhasil membuat rekor baru untuk pembuat mobil global di China dengan memenuhi permintaan pelanggan dalam 357 hari setelah pabrik Shanghai dibangun.

Dalam menjalankan produksi di gigafactory Shanghai, Tesla mendapat suntikan dana sebesar 1,60 miliar dolar AS atau sekitar Rp 22.3 triliun dari konsorsium perbankan asal China. Dana tersebut merupakan pinjaman berjangka sebesar 9 miliar yuan. Tesla juga dikabarkan mendapat pinjaman bergulir tanpa jaminan sebesar 2,25 miliar yuan.

Konsorsium yang memberi pinjaman untuk Tesla diantaranya China Construction Bank, Agricultural Bank of China (AgBank), Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) dan Shanghai Pudong Development Bank.

Pinjaman tersebut akan digunakan untuk meningkatkan penjualan global Tesla, serta menghindari tingginya tarif impor mobil-mobil buatan AS. Proyek tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Tiongkok. Pasalnya, Tesla menjadi produsen mobil asing pertama yang membangun pabrik di China yang sepenuhnya dimiliki asing. []

Berita terkait
Tesla Model 3 Pabrikan China Meluncur ke Pasar
Tesla mulai mendistribusikan produk sedan Tesla Model 3 buatan pabrik Shanghai, China.
Tesla Dapat Suntikan Dana untuk Pabrik di China
Tesla mendapat suntikan dana sebesar 1,60 miliar dolar AS atau sekitar Rp 22.3 triliun dari konsorsium perbankan asal China.
Sistem Autopilot Tesla Model 3 Kerap Picu Kecelakaan
Teknologi bantuan pengemudi autopilot (swakemudi) yang terdapat di Tesla Model 3 sering memicu kecelakaan.
0
Denny Siregar: Ketipu Raja Sejagat dan Sunda Empire
Baca tentang kasus Keraton Agung Sejagat Purworejo dan Sunda Empire, saya jadi pengen cerita sedikit. Tulisan Denny Siregar.