Nostalgia Kocak Warganet Yogyakarta soal Kera Sakti

Film serial Kera Sakti populer pada 1990-an. Warganet Yogyakarta pun bernostalgia kocak tentang film dengan tokoh utama Sun Go Kong ini.
Postingan kocak Kera Sakti (Foto: Istimewa)

Yogyakarta - Film serial Kera Sakti, tentu sangat populer pada generasi 1990-an. Film yang pertama kali ditayangkan di Indonesia pada 1996 ini menjadi idola di masanya. Ternyata banyak yang merindukan film dengan tokoh utama Sun Go Kong ini.

Setidaknya warganet di Yogyakarta melampiaskan kerinduannya itu dengan mengunggah foto-foto pemeran Kera Sakti ini ke media sosial, termasuk Facebook. Warganet melalui aplikasi picsart atau aplikasi lain, mengunggahnya berlatar belakang seolah-olah sedang berada di Yogyakarta. Menariknya, ada narasi dari foto-foto yang diunggah itu bikin ngakak netizen yang lain.

Kera Saktii-1Postingan kocak Kera Sakti (Foto: Istimewa)

Tak heran dalam beberapa hari terakhir banyak postingan foto-foto tokoh Kera Saksi seperti Sun Go Kong, Cu Pat Kai, Sha Wujing dan Biksu Tong Sam Chong, membanjiri grup-grup Facebook. Warganet tersebut mengunggah dengan narasi dan editan foto yang sangat menggelitik.

Salah satunya akun KO MO mengunggah sebuah foto di grup Suara Piyungan dengan visual seseorang dengan menyalakan rokok dan di sebelah kiri terdapat gambar gerombolan para pencari kitab suci dalam serial Kera Sakti.

Kera Sakti-3Postingan kocak Kera Sakti (Foto: Istimewa)

"Lur kok krungu-krungu biksu tong dan murid-murid kit wingi mondar-mandir Piyungan ono opo yo? (Guys kok dengar-dengar Biksu Tong sama muridnya mondar-mandir Piyungan, Bantul, ada ya?" Tulis akun KO MO.

Alhasil postingan itu dibanjiri dengan komentar-komentar yang menggeliitik, sejak pertama kali diunggah pada Rabu 16 September 2020 lalu, postingan itu telah dikomentarin 171 akun Facebook dan 616 tanggapan.

Dari pada ngomongin corona mending guyonan sepert ini, sangat menghibur dan menghilangkan stress.

Salah satu akun Tri Setyawan Purwanto mengomentari dengan sebuah foto yang memvisualkan para gerombolan pencari kitab suci sedang memantau badara baru YIA.

Lalu akun Bayu Aditya Warman mengomentari dengan kata-kata mutiara Cut Pat Kai salah satu murid Biksu Tong. "Dari dulu memang begitulah cinta, deritanya tiada akhir, itu kata mutiara kakak kedua," tulisnya.

Kera Sakti-4Postingan kocak Kera Sakti (Foto: Istimewa)

Tidak sedikit warga yang merasa sangat terhibur karena di tengah pandemi banyak dari mereka yang tertekan dan kesusahan. Akun Khansa Ahmad Khansa merasa sangat terhibur. "Dari pada ngomongin corona mending guyonan sepert ini, sangat menghibur dan menghilangkan stress," tulisnya.

Selain akun KO MO salah satu akun Haryati Yati mengunggah foto dengan visual si tokoh Kera Sakti atau kakak pertama sedang bermain jatilan bersama warga Piyungan. "Melu njathel," tulisnya.

Kera Sakti-5Postingan kocak Kera Sakti (Foto: Istimewa)

Alhasil unggahan itu dibanjiri komentar-komentar yang lucu. Akun Rahma Uti mengomentari bahwa dirinya merasa bahagia dan bernostalgia dengan postingan-postingan biksu tong dan muridnya. "Ini lucu banget, yo mosok kera saktine melu jatilan gae kuda lumping? Hahahah (ya masak kera saktinya ikut jatil pake kuda lumping," tulisnya.

Begitulah nostalgia warganet soal film yang menjadi idola generasi 1990-an. Mungkin ini menjadi obat suntuk di tengah pandemi, seperti komentar akun Khansa Ahmmad di atas. []

Berita terkait
Kata Warganet, Lift Barang untuk Ketua DPRD DIY
Lift yang dinaiki Ketua DPRD DIY yang ambrol, menjadi sorotan warganet. Ada yang menyebut lift tersebut bukan untuk orang tapi untuk barang.
Chris Evans Sebar Video Kelamin Pria, Warganet Heboh
Aktor Chris Evans bikin heboh warganet. Bintang film Captain America tersebut menyebar video kelamin pria.
Dicela Warganet, Kaesang: Lain Kali Saya Marahin Ibu
Kaesang membeli barang di lapak dagang online dengan tujuan menguak akun yang diduga sebagai akun online shop penipu, namun ia dicela warganet.
0
Perluas Jaringan Keagenan, Pegadaian Gandeng PP Pemuda Muhammadiyah
Pegadaian, perluas keagenan dengan menggandeng PP Pemuda Muhammadiyah dalam penyediaan produk, layanan dan keagenan Pegadaian Syariah.