Ngirit saat Pandemi, 5 Cara Ini Bikin Rumah Sejuk Tanpa AC

Pandemi membuat individu memutar otak menekan pengeluaran bulanan. Misalnya tanpa AC tetapi rumah tetap sejuk, bagaimana caranya?
Ilustrasi keluarga nyaman di dalam rumah saat pandemi. (Foto: Shutterstock)

Jakarta - Pandemi membuat individu memutar otak agar bersikap sederhana menekan pengeluaran bulanan. Salah satunya mengubah nominal tagihan listrik dengan menghentikan kebiasaan menyalakan AC. 

Jangan khawatir tentang perubahan suhu di dalam rumah tanpa AC. Sejumlah cara cerdas bisa dilakukan agar rumah tetap sejuk.

Apa saja cara itu? Dikutip dari Renonation.sg, berikut 5 metode bikin rumah tetap sejuk tanpa AC:

1. Pasang gorden

Sinar matahari, selain baik untuk kesehatan fisik dan emosional, juga dapat mengundang hawa panas ke dalam rumah Anda. Namun, keadaan itu bisa diakali dengan memasang tirai anti-tembus pandang atau kerai atau gorden.

Gorden dapat menahan cahaya masuk ke dalam rumah. Tutup jendela pada saat sinar matahari menyinari penuh bagian dalam rumah Anda.

Pilih warna tirai anti-tembus pandang yang terang. Pasalnya warna terang memantulkan cahaya, sementara warna yang lebih gelap menyerap cahaya. Jika Anda memang membutuhkan sedikit sinar matahari, buka tirai dan jendela yang tidak langsung disinari matahari.

Ilustrasi Kamar HotelIlustrasi kamar memakai gorden. (Foto: Pixabay/ManuelaJaeger)

2. Beli dehumidifier

Udara yang lembab membuat Anda merasa lebih hangat. Pasalnya udara yang lembab menekan keringat untuk menguap dari tubuh. Ketika keringat tidak dapat menguap secara efektif, tubuh Anda tidak merasakan kesejukan.

Jika tidak dapat merasakan kesejukan, atau melihat jamur di sekitar rumah, Anda mungkin perlu menurunkan tingkat kelembapan di dalam kediaman.

Pertimbangkan membeli dehumidifier, yang dapat membantu mengekstraksi air atau kelembapan di udara. Beberapa model dehumidifier juga dilengkapi dengan fitur penjernih udara.

DehumidifierIlustrasi dehumidifier. (Foto: Istimewa)

3. Gunakan tanaman

Ruangan akan terasa lebih sejuk saat dihiasi tanaman hias. Itu karena tanaman menyerap panas secara alami (untuk fotosintesis).

Bagi Anda yang ingin menjaga rumah tetap sejuk tanpa AC di tengah pandemi dapat menggunakan tanaman hias dengan karakter berdaun besar dan lebat, atau yang menyukai banyak sinar matahari.

Jenis tanaman yang menyukai sinar matahari seperti lidah buaya, tanaman ular, dan jenis monstera yang sedang populer. Anda dapat menaruhnya di dekat jendela untuk memberikan keteduhan ekstra.

Bunga di AcehTanaman hias janda bolong atau monstera adansonii ketika dijual pedagang tanaman hias musiman di Meulaboh, Aceh Barat. Jenis tanaman ini banyak ditaruh di dalam ruangan sebagai interior rumah dan penyejuk ruangan, (Foto: Tagar/Rino Abonita)

4. Ventilasi silang

Salah satu cara termudah untuk mendinginkan rumah Anda? Metode ventilasi silang.

Untuk memastikan adanya ventilasi silang di rumah Anda, buka jendela dan pintu yang terletak berseberangan.

Kondisi ini lebih efektif dengan mengaktifkan kipas untuk membantu mengarahkan udara. Kipas yang dipasang di langit-langit cocok untuk menggerakkan udara di dalam ruangan.

Ventilasi silangIlustrasi ventilasi silang dalam ruangan rumah (Foto: Ehka Studio)

5. Gunakan seprai katun atau linen

Hindari sutra atau bahan poliester lainnya ketika memilih kain seprai karena media itu dapat menahan panas dan kelembapan (keringat).

Gunakan bahan seperti katun atau linen. Bahan yang lebih 'bernapas' dan memungkinkan panas menghilang sehingga Anda merasa sejuk sepanjang malam.

Untuk seprai jenis katun, jangan pilih yang lebih tinggi dari 200 utas. Pasalnya jumlah jahitan benang yang banyak membuat kain seprai padat dan menjadi kurang 'bernapas'.

Jenis tenun juga penting untuk seprai katun. Tenun jenis percale akan terasa lebih bernapas dibandingkan seprai yang ditenun saten.

Ilustrasi Berhubungan IntimIlustrasi pasangan memakai seprai katun.  (Foto: Shutterstock)

Berita terkait
Pindah Rumah saat Pandemi, Lakukan 3 Hal Ini Bisa Hindari Virus
Karena mau tak mau harus pindah rumah saat pandemi, Anda dapat menerapkan 3 hal ini untuk menekan risiko terpapar virus.
Ibu Positif Corona, Jangan Putus Menyusui Begini Protokolnya
Air susu ibu (ASI) merupakan dasar kehidupan. Bayi berhak memperoleh ASI bagaimanapun konsisi ibu.
Tabir Surya Masuk ke Aliran Darah, Sunscreen Aman Bagi Kulit?
Bahan kimia aktif dalam sunscreen atau tabir surya dapat dengan mudah meresap ke dalam aliran darah. Aman bagi kulit?
0
Tips Mencegah Keriput Pada Usia Muda
Semakin cepat mencegah keriput pada kulit wajah semakin baik hasil yang Anda dapatkan sebab keriput yang dibiarkan membuat tampilan tampak tua.