UNTUK INDONESIA
Nettox, Penangkal Kecanduan Gadget Buatan Anak UI
Mahasiswa Universitas Indonesia berhasil menciptakan alat yang dapat digunakan sebagai penangkal kecanduan gadget (gawai) bernama Nettox.
Penampakan Nettox. (Foto: Antara/REUTERS)

Jakarta - Mahasiswa Universitas Indonesia berhasil menciptakan alat yang dapat digunakan sebagai penangkal kecanduan gadget (gawai) bernama Nettox.

Nettox adalah singkatan dari internet detox atau detoksifikasi daring, yang mana para mahasiswa butuh waktu tiga bulan untuk menyelesaikan Nettox.

Uji coba penelitian yang didanai oleh Irfan Budi Satria itu dilakukan kepada mahasiswa bernama Tyas Sisianindita. Tyas menghabiskan hampir delapan jam sehari dengan gadget dia.

"Saya sadar bahwa saya kecanduan (gadget)," kata Tyas seperti dilansir Reuters, dikutip dari Antara, Kamis, 7 November 2019.

Tyas biasa menggunakan smartphone-nya hingga lima jam pada malam hari menjelang tidur.

Nettox bentuknya mirip jam tangan dengan ukuran yang sedikit lebih besar.

Pada Nettox terdapat sensor pengukur kandungan oksigen pada sel darah merah (hemoglobin oxygen levels), dan pengukur detak jantung (heart rate variability/ HRV).

Berdasarkan pengukuran normal melalui Nettox, ukuran HRV Tyas ada di angka 44 dari skala normal menurut American Psychological Association yakni 60 untuk usia 18 sampai 25 tahun.

Nettox kemudian memperingatkan pengguna gawai apabila kadar HRV dan kadar oksigen dalam darah merah menurun, sehingga berhenti bermain gadget. []

Berita terkait
Harga dan Spesifikasi Infinix Smart 4
Produsen smartphone Infinix memanfaatkan momentum Hari Belanja Nasional (Harbolnas) untuk meluncurkan produknya, Infinix Smart 4.
Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy M30s
Sebelumnya, Samsung sudah terlebih dahulu memperkenalkan kepada dunia yaitu Galaxy M dan Galaxy M30.
YouTube Music Hadir di Indonesia, yang Premium Bayar
Google menghadirkan aplikasi streaming musik YouTube Music di Indonesia dan layanan bebas iklan serta download offline di Youtube Premium.
0
Mensos Sesalkan Musibah Renggut Siswa SMPN 1 Turi
Mensos Juliari P Batubara menyesalkan terjadinya musibah susur sungai yang dilakukan SMPN 1 Turi, Jumat 21 Februari 2020.