UNTUK INDONESIA
Nasib 20 Warga Tegal Batal Berangkat Umrah
Bagaimana reaksi 20 warga Tegal dan sekitarnya yang batal berangkat umrah?
‎Manajer biro umrah Mutiara Azra Kota Tegal Hadna Rizanggi ‎menunjukkan rilis dari pemerintah terkait penutupan akses masuk WNA yang akan menjalankan ibadah umrah di kantornya, Jumat, 28 Februari 2020. (Foto: Tagar/Farid Firdaus)

Tegal - Keputusan Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara akses umrah untuk mencegah penyebaran virus corona turut berdampak pada biro umrah di Kota Tegal, Jawa Tengah. Puluhan jemaah umrah yang sudah membayar ke biro perjalanan batal berangkat sesuai jadwal.

‎Manajer biro umroh Mutiara Azra Kota Tegal Hadna Rizanggi ‎mengungkapkan terdapat 20 orang calon jemaah umroh dari bironya yang sudah dijadwalkan berangkat pada 9 Maret 2020. Namun menyusul kebijakan Arab Saudi per 27 Februari 2020, keberangkatan mereka menjadi tidak jelas.

"Seharusnya berangkat 9 Maret 2020 pakai Saudi Arabian Airlines. Kami akan reskedul karena penutupan ini kan sementara. Kalau setelah ini satu atau dua minggu lagi dibuka kami akan jadwal ulang," kata dia, Jumat, 28 Februari 2020.

‎Hadna mengatakan keputusan Pemerintah Arab Saudi tersebut sudah disampaikan ke para calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat awal Maret tersebut. Mereka diminta menunggu kepastian jadwal pemberangkatan.

"‎Ke jemaah dampaknya psikologis karena pemberangkatannya tidak sesuai jadwal. Mereka pasrah dan menerima karena virus corona ini kan sudah jadi permasalahan internasional," tuturnya.

Hadna menyebut para calon jemaah umrah yang akan diberangkatkan tidak hanya berasal dari Kota Tegal, tetapi ada juga dari Kabupaten Tegal dan Jakarta. Mereka sudah membayar biaya umrah sebesar Rp 28 juta. "Kami akan tetap upayakan untuk pemberangkatan karena mereka sudah membayar," ucap dia.

Disinggung kerugian yang dialami biro, Hadna mengaku masih belum bisa memastikannya‎. Sebab pihaknya masih akan tetap menunggu perkembangan keputusan dari Pemerintah Arab Saudi. "Kerugian belum tahu karena masih tetap menunggu dan berkoordinasi dengan vendor-vendor yang berkaitan," ujarnya.

Hadna menyebut, dalam satu tahun, Mutiara Azra yang sudah beroperasi sejak 2016 biasanya memberangkatkan sekitar 50 calon jemaah umrah. "Baru kali ini ada dampak penyakit ke pemberangkatan umrah. Kami berharap Kemenag dan Kemenlu dapat membantu biro-biro umrah untuk berkoordinasi dengan pemerintah di Arab Saudi tentang solusinya," tutur dia. []

Baca juga: 

Berita terkait
Ribuan Warga Jawa Tengah Gagal Berangkat Umrah
Ribuan anggota jemaah umrah asal Jawa Tengah terancam gagal berangkat ke Tanah Suci. Kenapa?
Umrah Disetop, Usaha Travel di Solo Rugi Miliaran
Berapa kerugian yang ditanggung pelaku usaha travel umrah dan haji di Solo?
Akibat Corona, 50 Jemaah Aceh Batal Berangkat Umrah
Sebanyak 50 orang yang berasal dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh dan jemaah asal Medan Sumatra Utara gagal berangkat umrah.
0
Tiga Siasat Menkeu Jalankan APBN 2020 Saat Covid-19
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah mengambil tiga langkah kebijakan dalam menjalankan APBN di tengah pandemi virus corona.