UNTUK INDONESIA
MuliA Target Menang Satu Putaran di Pilkada Sleman
Bakal pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun-Amin Purnama (MuliA), menargetkan suara di atas 50 persen.
Deklarasi Pasangan Sri Muslimatun - Amin Purnama (MuliA) di Pelataran Museum Jogja Kembali, Rabu malam, 2 September 2020. (Foto: Tagar/Muhammad Ridwan)

Sleman – Bakal pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun-Amin Purnama (MuliA), menargetkan suara di atas 50 persen agar pilkada hanya berlangsung satu putaran.

Target itu disampaikan oleh Muslimatun saat mendeklarasikan diri sebagai bakal pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Sleman pada Pilkada Sleman 2020, di pelataran Museum Monumen Jogja Kembali, Rabu malam, 2 September 2020.

"Kami menargetkan suara di atas 50 persen agar pilkada hanya satu putaran," katanya.

Dalam deklarasi yang dirangkai dengan peluncuran tagline MuliA (Muslimatun-Amin) ini, Muslimatun juga menyatakan rencananya untuk mendaftarkan diri sebagai paslon pada Jumat, 4 September 2020.

"Deklarasi ini langkah awal bagi kami sebelum mendaftarkan diri ke KPU. Kami akan mendaftarkan diri pada Jumat besok," ucap Muslimatun.

Wakil Bupati Sleman ini mengaku optimistis mampu meraih kemenangan hingga 50 persen, sebab didukung oleh tiga mesin politik partai pengusung.

Tetapi, perlu kerja keras, cerdas dan tuntas untuk dapat memenangkan pertarungan pada pilkada kali ini. 

Kami akan bekerja sama menyasar lumbung-lumbung suara ini.

Selain tiga partai pengusung, ia mengaku juga mendapatkan dukungan dari partai non parlemen. Salah satunya dari Partai Berkarya serta sejumlah komunitas dan relawan di Bumi Sembada, julukan untuk Kabupaten Sleman.

"Kami mengusung jargon Sembada Mbangun Sleman dengan program pembangunan mulai dari dusun, bukan desa lagi. Dengan begitu, kemiskinan akan bisa cepat turun," terangnya.

Sementara, Ketua DPD Nasdem Sleman, Surana mengaku sudah menyiapkan strategi pemenangan bagi pasangan MuliA ini. Salah satunya membidik kalangan pemilih muda atau milenial. Media sosial juga akan menjadi salah satu media sosialisasi untuk menggaet suara milenial.

"Meskipun pasangan ini usianya tidak lagi muda namun mesin politik yang disiapkan masih muda-muda. Bu Muslimatun juga bisa diterima di kalangan milenial," kata Surana.

Diketahui, meski menjadi pasangan terakhir yang mendapatkan SK dukungan dari partai politik, yakni NasDem, Golkar dan PKS, Muslimatun-Amin menjadi pasangan pertama yang mendeklarasikan diri pada Pilkada Sleman. []

Berita terkait
Kustini-Danang Memilih Slogan di Pilkada Sleman
Paslon di Pilkada Sleman, Kustini dan Danang Maharsa sedang memilih slogan untuk kampanye. Paling kuat usulannya adalah KUDA Maharsa.
Beredar Rekomendasi DPP Gerindra di Pilkada Sleman
Beredar surat rekomendasi DPP Gerindra yang ditandatangani Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekjend Ahmad Muzani untuk Pilkada Sleman.
Sikap Politik Brigadir Joxzin Sleman di Pilkada
Pilkada Sleman ada tiga pasang calon. Brigade Joxin menjatuhkan dukungan ke mana?
0
Gus Menteri Ajak Santri Perkokoh Tradisi Pesantren
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meminta seluruh santri memegang kokoh tradisi pesantren. Sebab, ini adalah budaya yang hanya ada di Indonesia.