Momen Libur Sekolah, KBS Tutup Dua Minggu

Manajemen KBS menutup sementara selama dua Minggu karena imbauan dari Wali Kota Surabaya sebagai pencegahan pandemi virus corona.
Manajemen KBS memustuskan menutup sementara hingga dua minggu depan sebagai antisipasi pandemi virus corona. (Foto: Tagar/Haris D Susanto)

Surabaya - Kebun Binatang Surabaya (KBS) akhirnya memilih untuk meliburkan pengunjungnya setelah mendapatkan imbauan dari Wali Kota Surabaya, pada Senin 16 Maret 2020. KBS akan tutup mulai 17 Maret hingga 29 Maret 2020 untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19.

Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya, Khoirul Anwar mengatakan, telah menutup sementara kunjungan ke KBS. Hal ini untuk memenuhi imbauan dari pemerintah, supaya masyarakat tak mendatangi tempat keramaian.

Secara ekonomi bisnis ada pertanyaan bagaimana 2 minggu libur. Tapi secara keuangan kita posistif, kita dari tahun ke tahun kondisi keuangan untuk 2 minggu tidak ada pengaruh.

"Saya ingin menyampaikan beberapa hal terkait KBS ditutup sementara tanggal 17 sampai dengan tanggal 29 Maret. Yakni untuk menindaklanjuti dari kebijakan pemerintah pusat Provinsi dan juga upaya untuk bersama-sama menjaga pencegahan virus corona," kata Khoirul saat ditemui di KBS, Selasa 17 Maret 2020.

Sementara soal penutupan hampir dua minggu ini, Khoirul mengaku KBS tak mengalami kerugian. Karena saat ini kondisi keuangan wahana wisata satwa ini telah mencukupi untuk menggaji karyawan dan membeli pakan hewan.

"Secara ekonomi bisnis ada pertanyaan bagaimana 2 minggu libur. Tapi secara keuangan kita posistif, kita dari tahun ke tahun kondisi keuangan untuk 2 minggu tidak ada pengaruh. Apalagi untuk pemenuhan pakan atau kebutuhan gaji karyawan tetap seperti biasa," imbuh dia.

Sedangkan berdasarkan data terakhir, sebelum di tutup pada Selasa ini. Khoirul menyatakan jumlah pengunjung masih diatas 1000 pengunjung.

"Senin rata-rata diatas 1000, padahal Senin dan Jumat kadang pernah kurang dari 1000. Tapi kemarin masih banyak, meski ada imbauan untuk di rumah saja," ujar dia.

Berdasarkan data yang dihimpun, semenjak adanya informasi corona masuk ke Indonesia jumlah pengunjung di Kebun Binatang Surabaya masih terbilang cukup tinggi. Masyarakat masih mendatangi tempat keramaiam untuk berlibur.

"Di hari Sabtu kemarin masih tinggi bisa sampai 5000 pengunjung. Tapi di hari Minggu turun menjadi 8700, padahal biasanya pada Minggu itu bisa mencapai 10.000 pengunjung," ucap Khoirul.

Di sisi lain, dengan adanya penutupan selama dua minggu ini, pihak KBS memilih untuk fokus memperhatikan kondisi hewan. Sekaligus, membenahi kerusakan dan kebersihan kandang satwa.

"Kondisi kesehatannya bisa kami perhatikan, seperti dilakukan terkait pembersihan kukunya dan kemudian juga untuk pembersihan, kayak mandi-mandinya ini sekarang juga lebih sering. Kemudian kontrol terkait bagaimana sikap perilaku satwa tersebut juga kita perhatikan," ucap dia.

Bukan hanya itu saja, dengan tutupnya KBS selama dua minggu ini, Khoirul mengaku para keeper bisa jauh lebih dekat dengan satwa. Apalagi saat operasional tak punya waktu lebih untuk memperhatikan hewan.

"Sekarang para keeper lebih banyak bisa kontak lebih dekat untuk bisa melihat lebih lama dengan satwa. Dari sini nanti akan memberikan formula baru tentang kesehatan maupun pemenuhan terhadap satwa satwa KBS," kata dia.

Selama libur, petugas KBS terus menyemprotkan disinfektan di kandang satwa. Penyemprotan ini dilakukan selama satu jam sekali. []

Berita terkait
GIIAS Surabaya 2020 Ditunda Akibat Virus Corona
Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya resmi ditunda sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona.
Keterbatasan Layanan Periksa Corona di RS Surabaya
Meski sejumlah rumah sakit di Jatim menyiapkan ruang isolasi, tetapi pelayanan pemeriksaan virus corona masih sangat terbatas.
Cegah Corona, TK Hingga SMP di Surabaya Diliburkan
Dinas Pendidikan Surabaya memutuskan agar proses belajar mengajar dilakukan di rumah masing-masing untuk mencegah pandemi virus corona.
0
Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi Pakai Pakaian Adat Kalsel
Presiden Jokowi memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Selasa 1 Juni 2021 dengan mengenakan pakaian adat dari Tanah Bumbu Kalsel.