Merapi Erupsi Lagi, BNPB Lakukan Uji Kesiapan Logistik

rupsi pada gunung Merapi memiliki potensi bahaya yang cukup besar, sehingga pengujian klaster logistik harus dilakukan sedini mungkin.
Erupsi gunung Merapi di DIY. (Foto: Tagar/ANTARA)

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan uji kesiapan logistik Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atas erupsi gunung Merapi yang kembali meresahkan.

BNPB menilai, erupsi pada gunung Merapi memiliki potensi bahaya yang cukup besar. Oleh karena itu, pengujian klaster logistik di wilayah DIY harus dilakukan sedini mungkin. 

Perlu diketahui bahwa anggota klaster logistik DIY telah dibentuk sejak 2016 lalu, melalui surat keputusan Gubernur DIY Nomor 197/KEP/2016.

Uji kesiapan logistik yang diselenggarakan oleh BNPB bertujuan untuk mempersiapkan anggota klaster yang tanggap merespon kabar erupsi gunung Merapi di wilayah DIY. Kegiatan ini dilakukan dengan model Table Top Exercise (TTX) atau gladi ruang untuk melakukan pengecekan optimasi jaringan logistik dan peralatan.

Kegiatan TTX diharapkan menjadi sarana bagi anggota baru untuk saling berkomunikasi dan mengidentifikasi fungsi peran organisasi ini.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas Deputi Bidang Logistik dan Peralatan, Harmensyah.

“Melalui kegiatan TTX harapannya, para anggota klaster dan mitra dapat berkolaborasi secara maksimal dalam menghadapi erupsi gunung Merapi agar dukungan logistik dan peralatan dapat diterima masyarakat dengan layak,” ungkap Harmensyah.

Kegiatan TTX telah dilaksanakan secara virtual, berlangsung selama dua hari yaitu 7-8 September 2021. Ada 3 hal yang dibahas dalam kegiatan ini,  yaitu pemberitahuan informasi terkait peringatan dini dan siaga darurat, kondisi tanggap darurat dan transisi darurat.



Uji kesiapan logistik DIY harus dilakukan sedini mungkin karena pada tiga kabupaten DIY memiliki resiko erupsi gunung Merapi yang sangat tinggi.



Oleh karena itu, simulasi ini sangat penting untuk dilakukan. Sebelum akhirnya para anggota klaster diterjunkan langsung ke lapangan.

Dalam kegiatan ini jugadilakukan evaluasi terkait dokumen pendukung dan struktur keanggotaan klaster. Harapannya, pengalaman klaster di wilayah DIY dapat menjadi percontohan bagi provinsi lainnya.

Mengingat bahwa bencana alam adalah urusan kemanusiaan bersama. Sehingga, perlu adanya Kerjasama yang sinkron antara pihak pemerintah, masyarakkat dengan lembaga usaha.

Menurut Harmensyah, uji kesiapan logistik DIY harus dilakukan sedini mungkin karena pada tiga kabupaten DIY memiliki resiko erupsi gunung Merapi yang sangat tinggi. Terlebih, saat ini aktivitas vulkanik di gunung Merapi berada pada level III atau ‘siaga’. Sehingga kemunculan abu vulkanik kerap kali berdampak pada masyarakat yang tinggal di sekitar lereng gunung. []

Berita terkait
Status Siaga, Gunung Merapi 19 Kali Semburkan Lava Pijar
Menurut Hanik, guguran lava pijar itu memiliki jarak luncur maksimum 1.000 sampai 1.500 meter ke arah barat daya.
Kebakaran Vegetasi di Lereng Gunung Merapi
BPBD Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terus memantau aktivitas Gunung Merapi, setelah terjadi kebakaran vegetasi di sisi barat daya
Gunung Merapi Meletus Lepaskan Abu ke Angkasa dan Alirkan Lava
Gunung Merapi meletus hari Jumat, 25 Juni 2021, melepaskan gumpalan abu ke angkasa dan mengalirkan lava menuruni lereng
0
Merapi Erupsi Lagi, BNPB Lakukan Uji Kesiapan Logistik
rupsi pada gunung Merapi memiliki potensi bahaya yang cukup besar, sehingga pengujian klaster logistik harus dilakukan sedini mungkin.