Menteri BUMN Tetapkan Komisaris & Direksi Pertamina Baru

Menteri Badan Usaha Milik Negara mengganti susunan Angota Dewan Komisaris dan Direksi PT Pertamina (Persero).
Pertamina. (Foto: Tagar/Pertamina.com)

Jakarta - Pemerintah melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) mengganti susunan Angota Dewan Komisaris dan Direksi PT Pertamina (Persero).

Dengan susunan dewan komisaris dan direksi yang baru ini, manajemen Pertamina siap memenuhi aspirasi pemegang saham dan tantangan baru menyongsong era transisi energi,

Wakil Komisaris Utama yakni Pahala Nugraha Mansyuri telah ditetapkan sejak 3 Februari 2021. Sementara M. Erry Sugiharto dipercaya sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) sejak 5 Februari 2021.

Pahala Nugraha Mansyuri yang baru saja ditetapkan sebagai Wakil Komisaris Utama bukanlah sosok baru dalam BUMN Migas, Pahala sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) pada September 2018 hingga November 2019.

Sedangkan, M. Erry Sugiharto yang dipilih sebagai Direktur SDM sebelumnya merupakan Direktur Human Capital & Legal PT Hutama Karya (Persero). Dia mengawai kariernya di PT Hutama Karya (Persero) mulai 1999 hingga akhirnya diangkat sebagai Direktur pada Juni 2020.

Ery merupakan kelahiran Kulonprogo, 25 Maret 1974 yang menyelesaikan pendidikan strata 1 nya di Fakultas Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia (UII) kemudian melanjutkan strata 2 nya di Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM).

Perubahan anggota Dewan Komisaris Pertamina ini tertulis dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-38/MBU/02/2021 tanggal 3 Februari 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Keputusan tersebut yang kemudian juga mengukuhkan pemberhentian secara hormat Budi Gunadi Sadikin dari jabatan Wakil Komisaris Utama Pertamina semenjak 23 Desember 2020 sehubungan dengan penetapannya sebagai Menteri Kesehatan RI oleh Presiden Joko Widodo.

Sementara, Direksi baru termuat dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-42/MBU/02/2021 tanggal 5 Februari 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Keputusan tersebut pun menyatakan pemberhentian secara hormat Koeshartanto dari jabatan Direktur SDM PT Pertamina (Persero) dari posisi yang telah dijabatnya sejak 29 Agustus 2018.

Senior Vice President Corporate Communication Pertamina, Agus Suprijanto mengungkapkan bahwa pengangkatan serta pemberhentian Anggota Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui RUPS sebagai salah satu kewenangan Pemegang Saham.

"Dengan susunan dewan komisaris dan direksi yang baru ini, manajemen Pertamina siap memenuhi aspirasi pemegang saham dan tantangan baru menyongsong era transisi energi," kata Agus Suprijanto. []

Berita terkait
Pertamina Berhasil Bukukan Laba Rp 14 Triliun di 2020
Pertamina berhasil membukukan laba Rp 14 triliun pada 2020 meski ditengah pandemi corona covid-19.
Pertamina Salurkan Modal Kerja Rp 21,5 Miliar ke Petani Tebu
Pertamina bersinergi dengan PTPN XI dan telah salurkan modal kerja sebesar Rp 21,5 miliar ke petani tebu di Jawa Timur.
Pertamina Berhasil Melampaui Target Produksi BBM 2020
Pertamina melalui Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional berhasil melampaui target produksi BBM 2020.
0
Permintaan Risma Kepada ASN Kemensos di Hari Lahir Pancasila
Mensos minta semua teman-teman di lingkungan Kemensos menegakkan integritas. Bayangkan bila kita salah mengetik angka bisa merugikan negara.