Menkes RI Bilang Orang Indonesia dan India Punya Super Immunity, Ini Buktinya

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, mengatakan penduduk di Indonesia dan India memiliki super immunity terhadap Covid-19.
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai mengikuti Ratas mengenai Evaluasi PPKM, 14 Maret 2022, melalui video konferensi (Foto: setkab.go.id - Humas Setkab/Agung)

Jakarta - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, mengatakan penduduk di Indonesia dan India memiliki super immunity terhadap Covid-19.

Adanya kenaikan kasus Covid-19 di beberapa negara di dunia seperti wilayanh Eropa dan Tiongkok. Hal ini dikarenakan adanya varian baru Covid-19 yaitu BA.2 atau 'son of Omicron’.

“Kita lihat bahwa di Inggris, Jerman, Prancis, New Zealand itu ada kenaikan (kasus Covid-19). Dan kenaikan ini memang disebabkan oleh varian baru,” kata Menkes Budi Gunadi dalam konferensi pers virtual, dikutip Kamis, 24 Maret 2022.

Dia mengatakan, adanya varian baru yaitu BA.2 ini mendominasi kasus Covid-19 di berbagai negara tersebut. “Kita lihat juga di Asia, negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, Singapura, termasuk China dan Hong Kong itu naiknya gara-gara varian ini,” ujarnya.

Namun, di tengah kenaikan kasus di sejumlah negara, Menkes Budi mengungkap perbedaan Indonesia dan India dengan negara lainnya. Dia mengatakan, meski kini juga didominasi varian son of Omicron, tetapi itu tidak ditandai oleh kenaikan kasus.

“Dominannya varian BA.2 ini tidak terlihat dalam bentuk lonjakan kasus. Kita sendiri masih terus meneliti, tapi salah satu dugaannya bahwa Indonesia dan India berbeda dengan negara-negara Asia lainnya adalah karena vaksinasi kita mulainya relatif lambat,” jelas dia.

Indonesia sendiri, kata dia, baru masif melakukan vaksinasi pada bulan September ke atas. “Jadi level antibodi yang dimiliki masyarakat Indonesia itu masih tinggi. Selain itu, sebelum vaksinasi dilakukan secara masif di bulan September, kita terkena gelombang Delta yang cukup besar. Akibatnya, banyak masyarakat Indonesia yang sudah memiliki antibodi berasal dari infeksi,” ungkap dia.

Gara-gara itulah, sambung dia, Indonesia dan India memiliki yang namanya ‘super immunity’. “Di India juga mengalami hal yang sama, mereka terkena gelombang Delta yang luar biasa tinggi dan kemudian vaksinasinya naik sehingga posisi mereka saat Omicron datang itu sudah double imunitasnya, baik berasal dari infeksi maupun vaksinasi. Istilah ilmiahnya, super immunity, jadi imunitasnya kuat sekali,” tutup Menkes Budi.[]

Baca Juga:

Berita terkait
Varian Omicron bisa Menyerang lebih dari Satu Kali
Varian Omicron telah ditetapkan WHO sebagai Varian of Concern (VoC) dan terbukti menyebar dengan sangat cepat.
Tinjau Vaksinasi di SDN 158, Airlangga: Pemerintah Antisipasi Lonjakan Omicron
Vaksinasi dilakukan secara serentak di 15 SD di setiap Kecamatan di Kota Pekanbaru dengan target akseptor sebanyak 10.309 orang.
Dear Bunda, Batuk Jenis Ini Pertanda Anak Terpapar Omicron
Batuk seperti anjing tersebut disebabkan adanya peradangan di sistem pernapasan yang menghalangi napas.