Menkes Amerika Serukan WHO Selidiki Asal Muasal Covid-19

Menkes AS serukan PBB (WHO) lakukan penyelidikan kedua yang transparan terhadap asal muasal virus corona yang menyebkan Covid-19
Menteri Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS, Xavier Becerra (Foto: voaindonesia.com/AP)

Jakarta – Menteri Urusan Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika (HHS), Xavier Becerra, hari Selasa, 25 Mei 2021, menyerukan kepada Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) untuk melakukan penyelidikan kedua yang lebih benar-benar transparan terhadap asal muasal virus corona yang menyebkan Covid-19.

WHO pada bulan Maret 2021 lalu telah mengeluarkan pernyataan bersama dengan para ilmuwan di China setelah memimpin misi selama empat minggu ke kota Wuhan, di mana kasus virus corona pertama muncul pada Desember 2019. Tetapi Amerika dan beberapa negara lainnya tetap menyampaikan keprihatinan tentang cara penyelidikan misi WHO itu dilakukan dan kurangnya kerjasama dari China.

keamanan wuhanPetugas keamanan berpakaian preman berdiri di luar Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Wuhan sebelum tim WHO tiba untuk melakukan kunjungan di Wuhan, provinsi Hubei China tengah, Senin, 1 Februari 2021 (Foto: voaindonesia.com/AP)

Dirjen WHO, Tedros Adhanom-Ghebreyesus, juga sepakat bahwa diperlukan kajian lebih lanjut tentang asal muasal virus itu.

Dalam pesan video di pertemuan tahunan tingkat menteri Majelis Kesehatan Dunia WHO, Menteri HHS Xavier Becerra menyerukan dilangsungkannya penyelidikan tahap kedua “dengan kerangka acuan yang transparan, berbasis sains dan memberikan kebebasan kepada pakar-pakar internasional untuk mengkaji sepenuhnya sumber virus dan hari-hari awal wabah ini.”

anggota tim whoAnggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal virus corona (Covid-19) pakai alat pelindung diri (APD) saat mengunjungi pusat pengendalian dan pencegahan penyakit bersumber hewan di Wuhan, Provinsi Hubei, China, 2 Februari 2021. (Foto: voaindonesia.com - Hector Retamal/AFP)

Becerra tidak menyebut China secara langsung, tetapi pernyataannya itu mengikuti laporan suratkabar The Wall Street Journal hari Minggu, 23 Mei 2021, di mana beberapa pejabat Amerika dikutip sebagai mengatakan tiga peneliti China di Institut Virologi di Wuhan sempat mengupayakan perawatan kesehatan di rumah sakit pada November 2019, satu bulan sebelum kasus virus corona pertama dikonfirmasi di China.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, penasihat kesehatan senior Gedung Putih yang juga Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular, Dr Anthony Fauci, mengatakan dia juga tidak yakin tentang asal muasal virus mematikan itu dan menyerukan penyelidikan lebih lanjut (em/lt)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
WHO: Laporan Asal-usul Virus Corona Perlu Studi Mendalam
Sebuah laporan WHO terkait dengan asal-usul virus corona yang menyebabkan Covid-19 membutuhkan studi lanjutan dan data lebih banyak
WHO Temukan Asal Usul Virus Corona Covid-19
WHO mengklaim telah menemukan asal usul virus corona yang kemungkinan berasal dari peternakan satwa liar di sekitar provinsi Yunnan, China.
China Belum Beri Izin Bagi Tim Pemeriksa Asal Virus Corona
WHO sangat kecewa karena China belum selesaikan izin kunjungan tim pemeriksa asal usul virus corona (Covid-19) ke Kota Wuhan
0
Permintaan Risma Kepada ASN Kemensos di Hari Lahir Pancasila
Mensos minta semua teman-teman di lingkungan Kemensos menegakkan integritas. Bayangkan bila kita salah mengetik angka bisa merugikan negara.