Mengenal Metaverse dan Keuntungannya

Metaverse disebut sebagai dunia virtual yang bisa dimasuki oleh penggunanya dan dapat dimanfaatkan masyarakat di masa-masa mendatang.
Ilustrasi. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Belakangan ini, kita sering kali mendengar istilah Metaverse, sebenarnya apa itu?

Metaverse adalah sebuah konsep tentang masa depan dalam dunia teknologi. Manusia akan berinteraksi dan beraktivitas dengan sesama seperti pergi ke bioskop, konser musik, dan restoran secara virtual.

Metaverse pertama kali diperkenalkan oleh CEO Facebook, Mark Zuckerberg ketika mengubah nama perusahaan Facebook menjadi Meta Platforms Inc. (Meta). Sebagai CEO Meta, Mark Zuckerberg sendiri menggambarkan metaverse sebagai dunia virtual yang bisa dimasuki oleh penggunanya.

Metaverse juga bisa dikatakan sebagai konsep dunia virtual yang dapat dimanfaatkan masyarakat di masa-masa mendatang.

Meskipun baru populer belakangan ini, metaverse sejatinya adalah sebuah istilah yang sudah lama diciptakan. Ia pertama kali digunakan pada tahun 1992 oleh Neal Stephenson dalam novelnya yang bertajuk “Snow Crash”.

Tidak hanya di facebook, konsep metaverse sendiri juga sudah diterapkan oleh banyak perusahaan besar di berbagai jenis bidang bisnis, seperti Epic Games, Gucci, Coca-Cola dan Clinique. Dimana metaverse ini digunakan baik untuk berjualan hingga kolaborasi.

Kehadiran metaverse tentu saja membawa banyak keuntungan. Salah satunya adalah menjadikan metaverse adalah sebuah lingkungan yang menyediakan banyak opsi kegiatan bagi penggunanya.

Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan dengan metaverse yang merupakan manfaat/keuntungan sendiri dari kehadiran metaverse.


1. Konser virtual

Semenjak adanya aturan menjaga jarak dan berkerumun di tempat umum karena pandemi. Tren konser virtual pun menjadi ladang bisnis baru untuk para pekerja seni terutama penyanyi, musisi dan para idol grup.

Konser virtual tetap bisa memberikan keseruan layaknya menonton konser musik secara ekslusif. Meskipun tidak ada keramaian seperti menonton konser musik seperti sebelumnya. Tapi ternyata peminat dari tren baru ini cukup banyak. Sehingga tren konser virtual pun menjadi hal yang normal saat ini.


2. Space/ruang digital untuk bekerja

Work from home (bekerja dari rumah) dan remote work (bekerja dari mana saja) saat ini sudah menjadi hal yang normal untuk dilakukan oleh banyak perusahaan. Terutama masa pandemi seperti saat ini.

Bekerja di ruang yang disediakan oleh metaverse, kamu tidak hanya bisa melihat rekan kerja dan atasan seperti aplikasi meeting online, karyawan bisa langsung bergabung bersama di kantor virtual metaverse.

Facebook sendiri bahkan telah meluncurkan software meeting untuk metaverse yang disebut dengan Horizon Workrooms. Sehingga pengalaman seakan bekerja di satu ruangan bersama karyawan lainnya bisa dirasakan kembali.


3. Museum atau pameran virtual

Sulitnya bisnis museum atau pameran baik itu seni, teknologi dan lainnya di era pandemi seperti ini ternyata bisa dipermudah dengan adanya metaverse. Orang-orang sekarang tidak perlu lagi mengantri atau menjungi museum atau tempat pameran secara langsung untuk menikmati berbagai hal yang ada didalamnya.

Museum dan pameran virtual dimetaverse bisa tetap memberikan pengalaman seakan kamu mengunjungi tempat tersebut secara langsung. Lengkap dengan informasi barang-barang yang dipajang beserta pemandunya.


4. Belanja

Metaverse berikutnya juga akan menjadi tempat berbelanja secara virtual. Berbeda dengan berbelanja secara online di e-commerce atau platform belanja online lainnya. Dengan metaverse, pengunjung atau calon pembeli bisa melihat barang/objek yang akan dibeli seakan barang tersebut ada didepan mata.

Dengan metaverse pembeli bisa melihat angle dari objek 180 derajat. Selain itu, pembeli juga bisa menggunakan token digital khusus di sistem metaverse sebagai alat pembayaran.


5. Bermain game

Hal berikutnya yang bisa dilakukan di ruang metaverse adalah bermain game. Bukan bermain game seperti di handphone, ps, xbox dan pc. Bermain game di metaverse kamu bisa merasakan pengalaman yang lebih nyata.

Kamu akan merasa benar-benar berada di dalam ruang dimensi game pada metaverse tersebut. Dan biasanya jenis game yang bisa dimainkan dengan metaverse adalah jenis game yang juga membutuhkan gerakan fisik yang lebih aktif lagi.

Tidak hanya duduk, kamu juga bisa berjalan, lompat dan mengalahkan lawan dengan beberapa gerakan langsung. Tidak hanya terbatas pada joystick atau tablet saja.

Namun, untuk bisa merasakan pengalaman yang maksimal dengan kegiatan diatas. Pengguna harus menggunakan alat yang mendukung teknologi AR (Augmented Reality) dan VR (Virtual Reality). []


Baca Juga:




Berita terkait
Memahami Dunia Metaverse dari Sudut Pandang Islam dan Basis Akadnya
Sebagai dunia tak kasat mata maka dunia metaverse adalah perkembangan dari dunia pemrograman
Kabah di Metaverse, Umat Islam Bisa Naik Haji dan Umrah Virtual? Ini Kata MUI
Menunaikan ibadah haji melalui metaverse itu melanggar aturan dan tidak sesuai dengan hukum yang berlaku dalam Islam.
Saudi Bangun Kabah di Metaverse, Bisakah Umat Islam ke Makkah Secara Virtual?
Proyek teknologi canggih ini diluncurkan bulan lalu oleh Imam Besar Masjidil Haram, Syeikh Abdurrahman Sudais.
0
Video Jokowi 'Menghadap' Megawati Sangat Tidak Elok Dipertontonkan
Tontonan video Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang sedang bertemu dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, sangat tidak elok.