Melirik Emas Hijau, Tanaman Vanili di Salib Kasih Taput

Budidaya tanaman ini ada di bawah bukit Siatas Barita, lokasi Salib Kasih Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.
Oppung Josua Sinambela boru Sitorus bersama anaknya Iwan Sinambela membudidaya tanaman rempah vanili di Dusun Golat, Desa Simorangkir Julu, Siatas Barita, Tapanuli Utara, Minggu 25 Agustus 2019. (Foto: Tagar/Jumpa P Manullang)

Tarutung - Tanaman vanili (vanilia planifola), salah satu rempah primadona bernilai ekonomis tinggi. Tanaman ini penghasil bubuk rempah untuk masakan, berbentuk dan menyerupai kacang polong.

Ternyata budidaya tanaman ini ada di bawah bukit Siatas Barita, lokasi Salib Kasih Tarutung, tepatnya di Dusun Golat, Desa Simorangkir Julu, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Terpantau Tagar, tanaman ini tumbuh subur dan berbuah lebat di sana. Op Josua Sinambela boru Sitorus, 60 tahun, petani vanili disambangi di kebun milik keluarga Sinambela di kaki bukit Siatas Barita, Minggu 25 Agustus 2019.

"Kami mulai menanam sejak tahun 2008 silam dengan bertani otodidak. Baru berproduksi delapan tahun silam, akibat minim pengetahuan cara penyerbukan saat itu," kata Op Josua Sinambela boru Sitorus didampingi putranya, Iwan Sinambela.

Dengan bermodalkan pengetahuan bertani tradisional, keluarga Sinambela mulai melihat hasil sejak bertanam sepuluh tahun silam.

"Kami mulai sejak tahun 2008 silam dengan bertani otodidak. Baru berproduksi 10 tahun silam akibat minim pengetahuan bagaimana cara penyerbukan saat muncul bunga," kata Op Josua Sinambela boru Sitorus.

Dikatakannya, awal budidaya vanili mereka mulai dari perkenalan dengan petani vanili di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

"Saat masih berjualan di Dairi, bibit kami beli dari petani vanili, marga Naibaho 17 tahun silam. Ternyata hasilnya memuaskan dari harga jual," katanya.

Harga jual kering saat ini Rp 2,7 juta dan harga basah Rp 300 ribu oleh penampung dari Samosir, Medan, Jakarta dan dari negara Prancis.

"Dua kali kunjungan warga Perancis sudah menyatakan siap menampung jumlah sebanyak-banyaknya," kata Iwan.

Dinas Pertanian mulai menyadari potensi ekonomi vanili dan memetakan pengembangannya

Diserang Penyakit

Namun akhir-akhir ini, mereka mengeluhkan penyakit yang menyerang tanaman mereka. Sudah dilaporkan ke Dinas Pertanian setempat, namun belum ada respons sampai saat ini.

"Busuk batang mengurangi produksi tahun ini. Belum ada tanggapan dalam penanganan tim ahli dinas pertanian," kata Iwan.

Diwawancara terpisah, Sondang EY Pasaribu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara menyebut, wilayah Tapanuli Utara potensial sebagai pengembangan komoditi rempah vanili.

"Tanaman vanili tumbuh dengan baik pada ketinggian 400-600 meter di atas permukaan laut (dpl). Cocok dikembangkan di wiilayah Parmonangan Barat, Adiankoting, Simangumban dan Garoga," katanya.

Pasaribu mengatakan, budidaya tanaman vanili sempat digemari petani di wilayah ini. Namun terkendala topografi tanah dan harga yang anjlok lima tahun terakhir.

"Sempat berkembang di wilayah Parmonangan sebelah barat, yaitu Desa Manalu Purba dan Purba Dolok, sedangkan di Tarutung pernah dicoba pengembangannya sekitar tahun 2002-2003 namun produksinya tidak maksimal karena ketinggian tempat sudah berada di atas 900 meter dpl," katanya.

Dia mengatakan, tanaman vanili membutuhkan perawatan yang sangat intensif dan penanganan pasca panen yang sangat teliti khususnya dalam hal pengeringan.

"Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pertanian mulai menyadari potensi ekonomi vanili dan memetakan pengembangannya di Kecamatan Parmonangan wilayah barat karena ketinggian tempat yang sangat ideal," katanya.

Untuk itu, dinas pertanian mulai mengajak masyarakat untuk mulai kembali bertanam vanili dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan budidaya yang baik serta perlakuan pasca panen khususnya di daerah-daerah potensi pengembangannya.

"Pada tahun 2018 pemkab juga telah melaksanakan konsultasi dengan Direktorat Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan terkait pemasaran dan mendongkrak harga vanili," papar Pasaribu. []

Berita terkait
Manfaat Tanaman Lidah Mertua Bagi Lingkungan
Sansevieria (lidah mertua) adalah tanaman hias yang dapat hidup dengan sedikit air dan cahaya matahari, dan banyak manfaat.
Samosir Cocok Jadi Percontohan Tanaman Sereh Wangi
Samosir, sebuah pulau di tengah Danau Toba cocok untuk percontohan penanaman sereh wangi.
Ini Tiga Tanaman Obat yang Bikin Jokowi Segar Bugar
Mengenal lebih dalam dan cari tahu cara kerja tiga tanaman obat yang biasa digunakan Jokowi untuk merawat kebugarannya.