TAGAR.id, Jakarta - Wapres ke-13 RI sekaligus Ketua Dewan Syura PKB Ma'ruf Amin mengungkap visi PKB adalah 'Rahmatan lil Indonesiain'. Untuk mewujudkan itu, ia menilai Presiden Prabowo Subianto adalah sosok yang punya peran penting untuk diajak kolaborasi.
"Bukan rahmatan lil Ma'ruf Amin bukan rahmatan lil Muhaimin bukan rahmatan, tapi rahmatan lil Indonesiain rahmat untuk seluruh rakyat Indonesia. Apa pun agamanya. Apa pun etnisnya, apa pun sukunya apa pun partainya, apa pun ormasnya," kata Ma'ruf dalam Harlah ke-27 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (23/7).
Maslahat yang PKB bangun, menurutnya, adalah maslahat untuk seluruh pihak. Untuk itu, Prabowo punya andil penting untuk mewujudkannya.
- Baca Juga: Ma'ruf Amin Tanggapi Isu 'Matahari Kembar'
"Karena itu untuk mewujudkan visi itu tidak mungkin sendirian harus berkolaborasi dengan semua pihak. Dengan partai partai, dengan golongan golongan, terutama dengan pemerintah. Dan kami bekerja sama dengan sepenuh hati dengan pemerintah yang dipimpin oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," urainya.
Baginya, Prabowo adalah sosok kuat dan patriot. Sehingga seluruh hidupnya juga pasti diserahkan untuk bangsa.
"Kenapa? Karena bapak adalah patriot bangsa. Bapak berjuang untuk kepentingan rakyat daripada kepentingan yang lainnya. Bahkan Bapak berjuang sedia mati untuk membangun Indonesia," kata dia.
"Kecuali Bapak sudah berubah. Bukan Bapak Prabowo yang kami kenal selama ini sudah menjadi orang lain tidak lagi patriot bangsa. Tapi kami yakin bahwa Bapak tidak akan berubah," sambungnya.
Kata Ma'ruf, Prabowo selamanya akan jadi patriot. Untuk itu, PKB akan selalu bekerja sama dengan Presiden.
"Bapak akan tetap patriot bangsa. Bapak akan tetap bersedia mati untuk Indonesia. Oleh karena itu kami akan bersama Bapak terus untuk mewujudkan Indonesia maju. Kami akan bersama Bapak untuk menjadikan Indonesia dan lebih sejahtera," tuturnya.
"Dan kami mendukung bapak untuk melaksanakan pasal 33 UUD 1945, yakni untuk menggunakan kekayaan negara untuk kemakmuran rakyat semuanya," tutup dia.