UNTUK INDONESIA

Makam RA Kartini Jadi Destinasi Wisata Sejarah Nasional

Makam Kartini di Rembang Jawa Tengah menjadi destinasi wisata sejarah nasional sejak 2017. Kartini lambang kebangkitan wanita, seorang pahlawan.
Ilustrasi - Berfoto di kawasan makam RA Kartini di Rembang, Jawa Tengah. (Foto: Tagar/Instagram @aria_adiatma)

Jakarta - Makam Kartini di Rembang, Jawa Tengah, menjadi destinasi wisata sejarah nasional. Kartini atau Raden Ajeng Kartini adalah tokoh emansipasi wanita. Indonesia mengenangnya setiap tanggal 21 April.

Pada tahun 2017, tanggal 21 April, Khofifah Indar Parawansa Menteri Sosial kala itu, meresmikan makam Kartini sebagai destinasi wisata sejarah nasional.

"Sebagaimana pemikiran Kartini bahwa kebangkitan seseorang ditandai dengan kebangkitan cara berpikir dan pendidikan yang baik, maka momentum ini memberi pesan kepada kita bahwa meningkatnya kualitas perempuan Indonesia mendorong meningkatnya kualitas keluarga. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memajukan bangsa dan negara," tutur Khofifah kala itu.

Khofifah mengatakan Kartini tidak menuntut persamaan hak dalam segala bidang. Ia hanya meminta perempuan diberi hak mendapatkan pendidikan yang layak.

Kebangkitan seseorang ditandai dengan kebangkitan cara berpikir dan pendidikan yang baik.


RA KartiniFakta Hari Kartini


Pendidikan yang layak bagi perempuan memungkinkan mereka memiliki kesempatan lebih baik untuk mendapatkan akses di berbagai bidang dalam kehidupan dan lingkungan.

Selain pendidikan, kata Khofifah, Kartini juga bertekad menjadi muslimah yang baik sebagaimana bunyi surat Al Baqarah ayat 193 yang berarti dari gelap menuju cahaya, yang tercermin dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.

"Filsafat keagamaan dan kebhinekaan Kartini sangat dalam. Saya bisa memahami hal ini karena dia juga santri dari kiai Soleh Darat guru pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy'ary dan juga guru pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan," ujar Khofifah.

Kartini lahir di Mayong, Jepara, 21 April 1879. Ia meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun. Berdasarkan Keputusan Presiden No 108 tahun 1964, pada tanggal 2 Mei 1964 Kartini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. 


Baca juga: Biografi Ibu Kita Kartini, Pendekar Wanita Indonesia



Berita terkait
Ratu Kalinyamat, Pejuang Jepara Tak Sepopuler Kartini
Kanjeng Ratu Kalinyamat seorang tokoh perempuan Jepara walaupun namanya tak sepopuler Raden Ajeng Kartini. Siapa dia sesungguhnya?
Kutipan Inspiratif RA Kartini
Kalimat bijak RA Kartini diterbitkan dalam buku Habis gelap terbitlah terang. Maknanya relevan bagi perempuan sepanjang zaman. Lintas generasi.
Sri Mulyani: Di Rumah Seperti Kartini dalam Pingitan
Kartini dipingit di rumah karena adat istiadat. Kita harus tinggal di rumah karena Covid-19. Kita dapat mencontoh semangat Kartini. Sri Mulyani.
0
Makam RA Kartini Jadi Destinasi Wisata Sejarah Nasional
Makam Kartini di Rembang Jawa Tengah menjadi destinasi wisata sejarah nasional sejak 2017. Kartini lambang kebangkitan wanita, seorang pahlawan.